Loading the content... Loading depends on your connection speed!

Keputusan kunci hakim pemerintah saat ini salah

In: Nasional

Reporter Tribunnews.com Fahdi Fahlevi

Tribunnews.com, Jakarta-Juru Bicara Manajemen Virus Corona (Covid-19) Achmad Yurianto menjamin bahwa pemerintah tidak akan menerapkan penguncian atau penguncian diri untuk mencegah penyebaran virus korona.

“Blokade itu bukan pilihan. Sekarang bukan opsi,” kata Yuri Anto di Kantor Biro Penanggulangan Bencana Nasional (BNPB) di Jln Pramuka Raya di sebelah timur. Jakarta, Sabtu (14/3/2020) .

Pemerintah telah membentuk kelompok kerja untuk mempercepat virus korona yang dipimpin oleh kepala Doni Monardo, Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Pengobatan. — Membaca: Keputusan presiden BPIH 2020 dikeluarkan, yang merupakan harga naik menuju Ha

Membaca: Mengenali gejala korona: batuk dan sesak napas dan metode pencegahan

Kelompok kerja membentuk yang ke-7 pada tahun 2020 Atas dasar Keputusan Presiden (Keppres), Keputusan ini adalah tentang Kelompok Kerja untuk Mempercepat Pengelolaan Virus Corona.

Menurut Yuri Anto, penyebaran Virus Corona tidak hanya menjadi masalah yang sulit bagi negara, tetapi telah menjadi bencana nasional.

Baca: Corona Impact, 4 resort sekolah, First Solo, Depok tindak lanjut

Dia mengatakan bahwa ini adalah tanda pengangkatan kepala BNPB sebagai kepala kelompok kerja yang dipercepat. Manajemen virus korona.

“Ini bukan darurat nasional. Ini sudah menjadi bencana nasional. Apa darurat nasional.” Yuri Anto berkata: “Jika dia ditahan oleh Kepolisian Nasional Prancis, itu sudah menjadi bencana nasional.” – Seperti yang kita semua tahu Banyak negara telah mengambil langkah-langkah untuk memperlambat penyebaran virus corona. -Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) telah menetapkan bahwa penyebaran virus corona atau SARS-COV2 yang baru telah menyebabkan Covid-19 menjadi pandemi global.

Negara-negara yang memberlakukan blokade di wilayah tertentu (yaitu Italia), Cina, Denmark, Filipina, dan Irlandia.

By: admin
Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

CommentName required Email required Website

Back to top