Loading the content... Loading depends on your connection speed!

Dewan Perwakilan Rakyat harus menunda pembukaan sidang pleno persidangan untuk tahun ketiga 2019-2020

In: Nasional

Reporter Tribunnews.com, Vincentius Jyestha melaporkan – Jakarta TRIBUNNEWS.COM – Parlemen Indonesia akan mengadakan rapat pleno ketiga pada 23 Maret 2020, pada pertemuan 2019-2020. Partai Demokrat (GIAD) Ray Rangkuti (Ray Rangkuti) meminta Partai Demokrat untuk menunda pertemuan, karena setidaknya 250 orang akan bertemu di sebuah ruangan.

“Mengingat bahwa tanggal yang dijadwalkan masih berjalan sesuai dengan rencana untuk menghindari pertemuan, kami didesak untuk menunda pertemuan pleno. Menunda hingga waktu pertemuan massa nasional dapat diadakan,” kata Ray Rangkuti kepada Tribunnews.com, Senin (16 Maret 2020).

Baca: Jokowi: Kebijakan belajar di rumah, dari pekerjaan keluarga, ibadah keluarga harus diperkuat

Dia merasa bahwa rapat pleno tidak lagi hanya dibantu oleh anggota RMR.

Anggota DPR, anggota komisi, bukan anggota fraksi.

Dengan cara ini, jumlah orang yang dikumpulkan bahkan dapat melebihi 250.

Ray Rangkuti menyebutkan bahwa untuk menghindari penyebaran virus korona, penundaan rapat pleno juga sesuai dengan instruksi Presiden Joko Widodo.

Baca: Persyaratan terkait dengan dokumen administrasi 2 Jabatan Wakil Gubernur DKI di Jakarta sudah berakhir

“DPR harus menunjukkan sikap terhadap dua rekomendasi ini.”

Selain itu, Ray meminta agar pertemuan diadakan oleh manajemen Deklarasi rapat pleno DPR RI yang sepenuhnya diketuai oleh tier kemudian ditunda.

By: admin
Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

CommentName required Email required Website

Back to top