Loading the content... Loading depends on your connection speed!

Pastikan titik pengamatan WNI di Pulau Sebaru bebas dari limbah medis

In: Nasional

Jakarta TRIBUNNEWS.COM-Achmad Yurianto, juru bicara pemerintah untuk perawatan virus korona (Covid-19), telah memastikan bahwa titik pengamatan di Pulau Sebaru telah didesinfeksi dengan berbagai limbah.

Yuri Anto menjelaskan bahwa sampah yang direncanakan adalah sampah domestik dan limbah medis. Seperti topeng dan sarung tangan.

Selain itu, empat insinerator siap membakar limbah medis bekas dari tim medis di Pulau Sebaru.

Baca: Umrah ditangkap sementara, dan Menteri Agama memastikan bahwa persiapan untuk Korea Utara berlanjut

— Baca: 19 Paspampres mengalami kecelakaan perahu motor di pusat Kalimantan — “Tinggalkan tempat ini, pastikan tidak ada Lebih banyak limbah rumah tangga, bahkan lebih banyak limbah medis. Kami memastikan tidak ada yang tersisa. ”

Sebelumnya, 188 warga Indonesia dari armada World Dream Cruise mengalami pengamatan terkait epidemi virus korona (Covid-19).

Pengamatan akan dilakukan di Pulau Sebaru selama 14 hari.

Selain itu, 68 anggota kru Indonesia dari kapal pesiar Putri Puteri juga diamati di lokasi yang sama.

Tapi untuk warga negara Indonesia yang secara khusus ditujukan pada Puteri Berlian, periode pengamatan adalah 28 hari.

Banyak penumpang di kapal miring di Jepang terinfeksi dengan coronavirus.

By: admin
Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

CommentName required Email required Website

Back to top