Loading the content... Loading depends on your connection speed!

Negosiasi sulit dalam operasi diam-diam untuk membebaskan tiga warga negara Indonesia yang dilindungi oleh bajak laut Gabon

In: Nasional

Jakarta TRIBUNNEWS.COM-Sejak 3 Mei 2020, Federasi Perompak menculik dan membajak berita tentang penculikan dan penyanderaan 3 orang Indonesia ABK Amerger Indonesia Kementerian dan Kementerian Pertahanan telah melakukan komunikasi dan koordinasi mendalam dengan pemerintah Gabon dan melakukan operasi diam-diam (Operation Silence). Kedutaan Besar Indonesia di Abuja juga berkoordinasi dengan pemerintah Nigeria melalui Kementerian Gabon. Urusan Luar Negeri dan Tentara Nigeria .

Berkoordinasi dengan tentara Gabon dan Nigeria. Jika operasi militer melepaskan para sandera pasukan keamanan setempat, sangat penting untuk menghindari korban Indonesia.

Selain itu, Kedutaan Besar Indonesia di Abuja juga bekerja sama dengan Kedutaan Besar Korea Selatan, terutama dalam hal komunikasi dan manajemen perusahaan pelayaran, Kapten Gabon akan mengambil langkah-langkah untuk bernegosiasi dengan pihak-pihak penculik. Tanggung jawab.

Baca: Kronik Lengkap Pria di Bogor Istri yang marah dilecehkan karena kurangnya alat kelamin ketika dia ingin berhubungan seks

“Setelah proses negosiasi yang sulit, 8 Juni 2020, termasuk ketiga Nigeria Semua sandera, termasuk warga negara, dilepaskan di Sungai Cross (wilayah Delta Niger). Sungai Cross adalah sebuah negara bagian di Nigeria, mengutip pernyataan resmi Kedutaan Besar Indonesia di Abuja, Nigeria (Jumat) (6 Desember 2020) ) .

Kemudian mereka dibawa ke Negara Bagian Rivers, yang kebetulan dibawa ke Port Harcourt, ibukota negara bagian

akhirnya, pada 10 Juni 2020, tiga Tahanan Indonesia yang dibebaskan ditemukan langsung oleh Ambas Sador RI Abuja, Yang Mulia Marsda TNI (pensiunan), Dr. Usra Hendra Harahap, didampingi oleh Komisaris Pertahanan RI Abuja, Kolonel Arh Bangun Manahan Tanjung dan staf Kedutaan Indonesia, menggunakan spesial Pesawat ini menerapkan fungsi perlindungan warga negara Indonesia / IHB, Yohanis Kambuaya. – Kemudian hari ini, Jumat (6 Juni 2020), warga negara Indonesia sekarang berada di kediaman kedutaan Indonesia di Abuja, Nigeria, sementara waktu karena pembatasan Itu ditempatkan di negara itu. Karena pengaruh Covid-19, penerbangan masih diblokir. Operasi diam langsung di bawah komando Duta Besar Indonesia untuk Abuja. Dr Marsda TNI (pensiunan) Usra Hendra Harahap dan Duta Besar Indonesia untuk Paris Konsulat Kehormatan Indonesia di Gabon dan Kedutaan Besar Korea Selatan di Abuja dan Libreville-tiga warga negara Indonesia yang sebelumnya telah diculik dengan beberapa anggota awak di negara lain, yaitu warga negara Korea Selatan dan dua warga negara Senegal.

By: admin
Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

CommentName required Email required Website

Back to top