Loading the content... Loading depends on your connection speed!

Kementerian Tenaga Kerja berencana untuk membuka PMI di Hong Kong dan Taiwan

In: Nasional

Jakarta, TRIBUNNEWS.COM – Kementerian Tenaga Kerja (Kemenaker) bersiap untuk secara bertahap membuka kembali transportasi ke pekerja migran Indonesia (PMI) di banyak negara tujuan.

Menteri Tenaga Kerja Ida Fauziyah mengatakan bahwa penempatan PMI akan dilakukan kemudian menggunakan sistem penempatan saluran (SPSK). Pengguna bukan perorangan tetapi orang hukum. Ida Fauziyah mengatakan ketika ia pulang dari PMI Ety Bint Toyyib Anwar, PMI, Mjalengka, Jawa Barat, pada hari Senin Akan dibebaskan dari hukuman mati (07/07/2020) di bandara di Soekarno Hatta .

Dalam kasus Ety, ia mengatakan bahwa proses pengirimannya belum merupakan badan hukum, tetapi pengguna akhir adalah seseorang. Saat ini, Kementerian Tenaga Kerja mengikuti perjanjian penempatan PMI.

Mengkoordinasikan persiapan untuk pemukiman kembali dengan Kelompok Kerja Percepatan Manipulasi Akselerasi Covid-19 dan perwakilan dari negara tujuan Indonesia.Politik PKB mengatakan bahwa permintaan asing pada PMI masih sangat tinggi.

Baca: Menaker Ida menyebut PM Return I Etty sebagai dukungan dan partisipasi masyarakat

Bahkan, pemerintah telah menunda karena pandemi Covid-19 di semua negara pemukiman kembali, sehingga hampir 34.000 potensi PMI.

“Sebagai hasilnya, kami telah menghentikan sementara produksi untuk memberikan perlindungan. Kami pasti akan mengevakuasinya. Kami saat ini sedang mengevaluasi dan akan terus bekerja dengan negara pemukiman bersama dengan perwakilan dan kelompok kerja kami. Kondisi di negara tersebut adalah Aman, penempatannya aman, “katanya. -Menurut Ida Fauziyah, saat ini ada dua negara, yaitu Hong Kong dan Taiwan.

By: admin
Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

CommentName required Email required Website

Back to top