Loading the content... Loading depends on your connection speed!

TSS dan Lombok TSS yang dapat meningkatkan keselamatan navigasi dan keamanan lingkungan laut

In: Nasional

Banten TRIBUNNEWS.COM – Kementerian Perhubungan (Kemenhub) menyelenggarakan simulasi dan persiapan sistem isolasi lalu lintas (TSS) untuk Selat Sun Ta dan Selat Lombok di Pelabuhan Merak Banten pada Sabtu (27/11/2015).

Simulasi patroli kegiatan adalah akhir dari serangkaian persiapan intensif dari 23 Juni 2020 hingga 27 Juni 2020. Pada saat yang sama, implementasi TSS da da sound dan Lombok sound sendiri akan mulai berlaku pada bulan Juli. 1 Januari 2020 – Menurut Budi Karya Sumadi, Menteri Transportasi (Menhub) yang menghadiri konferensi video, TSS adalah saluran pengiriman sistematis yang digunakan untuk memisahkan saluran transportasi kapal dengan arah yang berlawanan di jalan yang sempit dan sibuk.

Baca: Menhub: Perjanjian kesehatan Bandara Soetta bekerja dengan baik dan efektif – Dengan kehadiran Selat dan TSS Lombok, Budi dapat dipantau, dan perjalanan ke pelabuhan dan selat dipantau oleh pejabat, jika ada “TSS juga dapat meningkatkan keamanan transportasi laut dan perlindungan lingkungan laut, yang pada akhirnya akan berdampak positif bagi Indonesia dan meningkatkan citra Indonesia secara internasional,” kata Budi di Port Murdy, Sabtu (Juni 2020) 27). -Buddy percaya bahwa keberadaan Sun Ta Strait dan Lombok TSS konsisten dengan visi dan misi Presiden Republik Indonesia yang terkandung di Pulau Navachita, bahkan jika Indonesia menjadi satu-satunya poros laut dunia. – “Harap dicatat bahwa Kementerian Perhubungan telah melakukan lebih dari dua tahun upaya untuk mengirimkan TSS Selat dan Lombok, dan Organisasi Maritim Internasional (IMO) belum melakukan upaya apa pun dibandingkan dengan Juni 2019,” kata Budi. Sebagai negara kepulauan pertama di dunia yang mengimplementasikan program TSS di Kepulauan Samudera, ini adalah kisah baru.

“Tentu saja, untuk menjadi sukses, Anda harus memiliki antusiasme, etika profesional yang baik dan kemauan untuk melakukan pekerjaan dan pekerjaan. Menjaga hukum,” kata Pak Budi. Budi mengatakan: “Kita harus menjalin koordinasi dan sinergi dengan lembaga dan pemangku kepentingan terkait untuk menciptakan transportasi laut yang aman, terjamin, dan ramah lingkungan.”

By: admin
Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

CommentName required Email required Website

Back to top