Loading the content... Loading depends on your connection speed!

Distribusi uang yang tidak merata di masyarakat

In: Nasional

TRIBUNNEWS.COM, Jakarta – Ahli kebijakan publik dan ekonomi Harryadin Mahardika mengatakan bahwa distribusi mata uang di masyarakat tidak merata.

Data dari Lembaga Penjamin Simpanan (LPS) pada kuartal pertama tahun 2020 menunjukkan bahwa situasinya cukup parah untuk mengurangi rekening perusahaan kelas menengah. Sebaliknya, dibandingkan dengan kuartal keempat tahun 2019.

“Jika Anda membagi dan meratakan dengan jumlah akun, semakin kecil saldo akun, semakin kecil nilai nominalnya,” kata Haladan. Antarmuka pengguna asosiasi alumni (ILUNI UI) diumumkan pada hari Jumat (15/5/2020).

Haradin menyebutkan bahwa dalam tiga bulan terakhir, orang dengan aset akun kurang dari 100 juta rupee mengalami penurunan sebesar 26 triliun rupee. Ini membuktikan bahwa orang sudah mulai mengkonsumsi tabungan. memiliki.

Ini juga berarti bahwa tidak ada komunitas tabungan tambahan.

Haradin menambahkan bahwa masih ada orang yang tidak memperhatikan karena mereka tidak memiliki tabungan.

Baca: Uang yang dicuri dari kotak amal Masjid Degal menggunakan dua ABG untuk membeli anggur

bertentangan dengan situasi kelas bawah, kelas atas dengan rekening perusahaan dan aset melebihi Rp5 miliar. Data LPS menunjukkan bahwa masih ada 244 crore dalam akun.

Haradin mengatakan bahwa orang kaya dan kelas korporat menumpuk dan menabung, semakin banyak.

By: admin
Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

CommentName required Email required Website

Back to top