Loading the content... Loading depends on your connection speed!

Wasekjen Demokrat: Logika Mahfud salah, orang merasa tertekan karena negara tidak menjamin hidup mereka

In: Nasional

Reporter Tribunnews.com Seno Tri Sulistiyono

Jakarta TRIBUNNEWS.COM-Wakil Sekretaris Jenderal Partai Demokrat Irwan mengatakan bahwa logika Menteri Urusan Politik, Hukum dan Keamanan Mahfud MD terlalu dibuat-buat dan salah, dengan memanggil perusahaan untuk menekankan masyarakat skala besar Batas (PSBB) status.

“Bahkan jika ada orang yang penuh tekanan, itu bukan karena PSBB. Itu karena selama negara itu tidak menjamin bahwa biaya hidup mereka terbatas,” kata Irwan kepada Tribune, Senin di Jakarta (04/04/04 2020) .- — Menurut Irwan, pemerintah tidak pernah secara serius berperang melawan Covid-19 atau Virus Corona di Cina.

Baca: Penjelasan Mahfud MD tentang panggilan Tarawi untuk mengadakan pemerintahan yang bersemangat untuk berurusan dengan Corona

Dari panggung, dapat dilihat bahwa meskipun virus saat ini terinfeksi, Ini dapat merangsang wisatawan asing ke Indonesia untuk mempengaruhi Wuhan, Cina dan beberapa negara lainnya.

Baca: Mahfud MD menyebutkan tiga negara yang dikunci tetapi dicabut

“Lalu, pada awal Maret, sesuatu yang positif terjadi, dan kemudian seseorang meninggal, dan opsi yang dipilih adalah PSBB, dan Itu bukan daerah kunci alias terpisah.

Dia merasa bahwa status PSBB yang diadopsi oleh pemerintah tidak jelas, dan dia menemukan bahwa kebijakan yang diadopsi lebih berfokus pada ekonomi daripada menyelamatkan rakyat Indonesia. Irwan berkata: “Tutup, panggilan ini tidak valid

Anggota Komite Kelima DPR mengumumkan bahwa tidak ada yang mau menginfeksi Covid-19, dan semua orang ingin mengikuti rekomendasi pemerintah sehingga wabah dapat segera berhenti di Indonesia.

Baca: KPU: Covid-19 terkait Penyalahgunaan wewenang dapat mengakibatkan kematian dalam pemilihan lokal

“Tapi masalahnya ada pada pemerintah pusat, mereka hanya peduli menyelamatkan ekonomi. Setelah pekerja asing di Cina terus masuk, moda transportasi terus beroperasi, menghemat anggaran negara, dan pinjaman lebih fokus pada pemulihan ekonomi.

Baca: Miliarder dunia menghasilkan untung $ 283 miliar selama pandemi korona

“Menyelamatkan nyawa orang telah menjadi semakin lemah dan tidak jelas. Rencana yang diadopsi oleh pemerintah lebih seperti kekebalan kolektif, Tidak ada yang jelas dan penghilangan pemeriksaan kesehatan yang hilang. Jadi PSBB belum benar-benar santai, pada kenyataannya, negara ini masih lemah dalam pengelolaan Covid-19, “lanjut anggota parlemen dari Kalimantan Timur.

By: admin
Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

CommentName required Email required Website

Back to top