Loading the content... Loading depends on your connection speed!

Karya Wakil Presiden Maruf berharap Azyumarti Azra dapat menginspirasi pemikiran Islam Wasathiyah

In: Nasional

Laporan dari Tribunnews.com, seorang reporter dari Reza Deni-Tribunnews.com, Jakarta-Wakil Presiden Auyumardi Azra menghadiri upacara dan menerbitkan 8 buku. Perpustakaan di Jakarta Pusat membahas tema politik dunia dengan Islam Wasathiyah: mencegah ekstremisme dan terorisme.

Pada awal penerbitan buku ini, Maruf menyatakan penghargaan tertinggi untuk Azumarimi Asra, yang terus menulis secara teratur. -The Wakil Presiden mengatakan dalam sebuah pidato di tempat pada hari Selasa (3 Maret 2020): “Setidaknya itu dapat menginspirasi atau bahkan mengubah cara berpikir tentang Vasadiya Islam dalam tulisan-tulisannya.” Maruf mengatakan bahwa Islamic Vasatia adalah Di mana-mana, menurutnya, Vasatiye Islam Mukulkan Islam Ramadhan Li Alamin berpikiran lembut, dan saya sering menggunakan bahasa, bukan kata-kata, “Maru f melanjutkan .– – Membaca: Zodiak memperkirakan bahwa pada hari Kamis, 5 Maret 2020, Cap Cap akan bekerja lebih dulu, dan Gemini ingin menjadi yang pertama – Membaca: Ditangkap, ditangkap, disamarkan dan didesinfeksi oleh polisi di Semarang Akumulator Ho kemudian ditangkap di media sosial – selain membahas Islam Walthiyah, Maruf bercanda tentang usia Azumardi.

“Jika Azumadi (Azyumardi Azra) Tuan 65, dia akan merasa lebih tua. Saya datang dari tempat lain, tetapi saya mengatakan bahwa Pak Azyumardi, seorang pria berusia 80 hingga 100 tahun dari Organisasi Kesehatan Dunia (WHO), melanjutkan.

Tidak hanya itu, Maruf membandingkan Presiden Jusuf Kalla, 10-12 tahun, mengatakan: “Dari 60 hingga 80 tahun, dia belum tua, dia berkata-dia hanya setengah baya. Jadi, jika ini masalahnya, Park dan saya · J · K (Pak JK) bersama, hanya ringkasan “Tangguhkan Ma’ruf”.

Selain Wakil Presiden Mazuf dan Jusuf Kalla, selama acara tersebut, Djalil, mantan Menteri Agama Sofyan, Lukman, Menteri Pertanian dan Perencanaan Tata Ruang, juga menghadiri pertemuan tersebut, ketika SMRC Hakim Saifuddin, pendiri Saiful Mujani, mantan kepala BPIP Yudi Latif, sekretaris jenderal PP Muhammadiyah, pendeta dan sarjana Richard M Daulay.

By: admin
Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

CommentName required Email required Website

Back to top