Loading the content... Loading depends on your connection speed!

Pulau Subaru, 188 warga negara Indonesia dari bekas Kapal Impian Dunia di Observatorium menyediakan layanan rehabilitasi bagi pecandu narkoba

In: Nasional

Reporter Tribunnews.com Fahdi Fahlevi

Jakarta TRIBUNNEWS.COM-Bupati Pulau Seribu Husein Murad mengungkapkan bahwa Pulau Sebaru Kecil adalah pulau kosong yang jauh dari daerah pemukiman.

L Pulau ini akan digunakan untuk mengamati 188 warga negara Indonesia (WNI) yang bekerja di kapal pesiar World Dream. Hussein mengatakan pulau itu pernah digunakan sebagai tempat rehabilitasi bagi pengguna narkoba.

Hussein mengatakan di kantor Universitas Negeri New York: “Pulau itu jauh dari koloni dan kosong, dikelilingi oleh pulau-pulau kosong. Memang, ada bangunan. Di masa lalu, pulau itu digunakan untuk rehabilitasi pecandu narkoba beberapa tahun yang lalu. “Departemen Koordinasi PMK, Jln Medan Merdeka Barat di Jakarta Pusat, Senin, 24 Februari 2020. Hussein memastikan bahwa fasilitas rehabilitasi di lokasi memadai. Dia memastikan bahwa semua peralatan disiapkan oleh pemerintah.

Membaca: Duta Besar Yordania tentang rencana pertemuan Jokowi-Raja Abdullah II: Kami selalu disambut

Membaca: bertentangan dengan moral selama proses transfer Ini adalah reaksi Persebaya – Membaca: 3 menit tertidur, kemudian menyusutkan paha, Cobalah!

“Faktanya, fasilitas di sana memadai. Semuanya disiapkan oleh departemen pemerintah, kami hanya mengoordinasikan alam,” kata Hussein. — Kita tahu bahwa pertama-tama, orang Indonesia akan diamati di Pulau Sebaru Kecil di Kepulauan Seribu DKI Jakarta menggunakan Rumah Sakit Dr. Suharso.

Penyerahan kapal pesiar Dream World ke Suharso Dr Ship terjadi pada 26 Februari 2019 di perairan Selat Durian Riau, dan diperkirakan berlangsung pada 28 Februari. Saat ini, kapal World Dream telah tiba di selat-pengamatan akan dilakukan bersamaan dengan warga Indonesia yang dipulangkan dari Wuhan, Cina selama 14 hari.

By: admin
Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

CommentName required Email required Website

Back to top