Loading the content... Loading depends on your connection speed!

Peneliti ICW Kurnia Ramadhana: KPK memiliki pekerjaan rumah buron lainnya di luar Nurhadi

In: Nasional

Penyelidik dari TRIBUNNEWS.COM-Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Jakarta telah menangkap mantan Sekretaris Mahkamah Agung Nurhadi dan kelompok pribadi Rezky Herbiyono. . Dalam hal ini, dapat dipastikan bahwa kinerja tim investigasi KPK layak untuk dievaluasi bersama. Indonesia Corruption Watch memiliki setidaknya beberapa catatan terkait kasus ini:

KPK harus mengajukan tuntutan terhadap Nurhadi karena pencucian uang. Ini terkait dengan suap dan honor yang diduga diterima Nurhadi di Rs 46 crore.

Karena, selama milik orang yang bersangkutan dikatakan bertentangan dengan alam. Jika uang yang diperoleh Nurhadi selanjutnya digunakan untuk berbagai manfaat pribadi.

Baca: Istri juga dibawa oleh KPK. Tersangka korupsi MA Nurhadi dan putrinya tidur di plot C1

Oleh karena itu, KPK harus mencurigai bahwa mantan sekretaris Mahkamah Agung dan artikel terkait Pencucian Nurhadi dan Rezky Herbiyono telah Sejak Februari tahun lalu, KPK telah menunjuk buron. Tiga bulan setelah melarikan diri, keberadaan mantan sekretaris Mahkamah Agung dan wanitanya tidak diketahui.

Baca: Surat 181 Garuda Indonesia pilot percontohan melalaikan tugas di tengah malam

Tentu saja, KPK dapat lebih mengeksplorasi masalah ini dengan mempertanyakan kemungkinan bagian-bagian tertentu yang membantu melarikan diri atau menyembunyikan keduanya.

Jika tidak ada bantuan lain, tidak mungkin untuk mengatakan pelarian ini. Oleh karena itu, Partai Revolusi Kosovo harus menjebak pihak-pihak ini dalam pasal 21 undang-undang yang memberantas masalah korupsi terkait dengan penghalang keadilan.

Baca: 1 juta rupee untuk tamasya dua hari di listrik simbolik, Gigi Omeli Pejabat PLN: Akhir, di sini, Carmulo. .

Penangkapan Nurhadi dan Rezky pada awalnya merupakan pengembangan operasi penangkapan KPK tahun 2016, yang melibatkan Edy Nasution, panitera Pengadilan Negeri Jakarta dan Eddy Sindoro, mantan ketua dan komisaris PT Lippo Group.

Baca: Foto-foto MESRA Liburan bulan madu Awan Arzum Balli adalah seorang ekspatriat Turki yang telah menikah dengan pejabat PPSU – dalam hal ini, Nurhadi juga akan memainkan peran penting. Setidaknya beberapa pertemuan secara langsung menuduh campur tangan mantan sekretaris organisasi borjuis.

Proses penanganan perkara oleh mantan sekretaris Mahkamah Agung oleh KPK seringkali sulit. Yang utama adalah mencurigai bahwa KPK sulit untuk membutuhkan partisipasi dari banyak partai politik.

Yang terbaik adalah tidak menangkap Nurhadi dan Rezkyini untuk membuat kepemimpinan KPK gembira.

Karena ada buronan lain yang sama pentingnya, perlu untuk menghentikan tindakan segera, seperti Harun Masiku, Samin Tan, Sjamsul Nursalim, Itjih Nursalim, Izil Azhar dan Hiera Soenjoto. (Kung Fu / Ham)

By: admin
Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

CommentName required Email required Website

Back to top