Loading the content... Loading depends on your connection speed!

185 tahanan dari Nusa Kaban dibebaskan melalui program asimilasi dan integrasi tanpa pengedar narkoba

In: Nasional

Laporan oleh reporter Tribunnews.com Ilham Rian Pratama

Jakarta, TRIBUNNEWS.COM-koordinator penjara Nusakambangan (Lapas) Erwedi Supriyatno mengatakan bahwa partainya membebaskan 185 orang melalui rencana asimilasi dan dari 1 hingga 7 April 2020 tawanan. Orang yang bertanggung jawab atas Lapas Batu mengatakan bahwa tidak ada tahanan yang melarikan diri dari Nusakabangan berasal dari kejahatan khusus seperti perdagangan narkoba.

“Kami memperhitungkan perilaku kriminal umum, tidak termasuk perdagangan narkoba, terorisme atau korupsi. Masih memperhatikan PP 99 yang telah berlaku sebelumnya,” kata Erwedi kepada Tribunnews. com, Rabu (4 April 2020) .—————————————————————————————————— Biaya biaya obat untuk pelanggar umum dan obat-obatan harus dibayarkan kepada narapidana, tetapi tidak termasuk penjudi dan jenis narkoba. “Dia melanjutkan .— -Baca: Teten Masduki: Pejabat baru itu segera membantu dan membantu dalam pengelolaan KUMKM Covid-19 yang terkena dampak

Rincian Erwedi, sebagian besar tahanan telah dibebaskan, 86 di antaranya dari penjara terbuka. Kemudian ada 39 narapidana di penjara Kembangkuning, 22 narapidana dengan narkotika, 21 narapidana di penjara besi, 15 narapidana di Lap Permisan dan dua narapidana di penjara Baisha. Anda dapat berpartisipasi dalam memantau kegiatan mereka

Baca: Apakah Anda ingin meminta token listrik PLN gratis? Ada hak akses yang memadai di www.pln.co.id dan WhatsApp, silakan periksa di sini-jika komunitas melihat tahanan melakukan pelanggaran, Erwedi ingin penduduk masuk penjara. Dia mengatakan: “Kami meminta masyarakat untuk berpartisipasi dalam kontrol sehingga warga target dapat tinggal di rumah dan tidak terlibat dalam kegiatan apa pun yang pasti akan membahayakan diri mereka sendiri, termasuk masyarakat.”

By: admin
Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

CommentName required Email required Website

Back to top