Loading the content... Loading depends on your connection speed!

General manager Dukcapil menjelaskan hambatan dalam registrasi KTP-el dan hubungan antara kasus Djoko Tjandra

In: Nasional

Zudan Arif Fakhrullah, General Manager TRIBUNNEWS.COM-Dukcapil di Jakarta, menjelaskan batasan yang ada ketika orang mendaftar untuk kartu identitas elektronik (KTP-el).

Zudan mengatakan dalam sambutannya, Selasa (7/7/2020) bahwa alasan untuk membuat KTP di masa lalu sangat panjang, karena dua alasan.

Pertama, karena KTP Anda kosong, dan alasan kedua adalah sistemnya mati.

Dia mengatakan bahwa setelah sistem KTP-el mati selama 7 bulan, wilayah tersebut diharuskan untuk mengeluarkan sertifikat.

“Sistem produksi KTP Anda tidak berlaku selama 7 bulan, dari Desember 2016 hingga Juni 2017, jadi KTP Anda tidak dapat dicetak, sehingga kawasan memiliki hak untuk mengeluarkan sertifikat pendaftaran (sertifikat) Sertifikat, “lanjutnya.

Zu Dan mengatakan bahwa hambatan dalam pembuatan KTP el dapat dikendalikan sehingga KTP el dapat diproduksi lebih cepat daripada di masa lalu.

Data yang dicatat pada Juni dari KTP telah mencapai 99% melalui kartu identitas wajib 194 juta orang, dengan sekitar 192 juta penduduk.

Baca: Direktur Jenderal Duke Capil belum pernah menerima laporan tentang pembebasan kewarganegaraan Djoko Tjandra

Dia mengatakan: “Kasus yang tidak terdaftar ditemukan di Papua dan Papua Barat paling”. Dari registrasi hingga pencetakan KTP-el, sistem dukcapil diperbaiki, dan 34% selesai dalam waktu kurang dari 24 jam.

Pada bulan Juni 2020, data manufaktur KTP-el global menunjukkan bahwa ada 889.521 KTP-el.

By: admin
Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

CommentName required Email required Website

Back to top