Loading the content... Loading depends on your connection speed!

MA menuntut calon penumpang angkutan umum untuk aturan uji cepat

In: Nasional

TRIBUNNEWS.COM-Persyaratan bahwa penumpang angkutan umum di masa depan harus melakukan tes cepat atau tes cepat pada virus korona sebelum bepergian ke luar kota.

Mahkamah Agung telah menggugat gugatan. Muhammad Sholeh, seorang pengacara di Surabaya, Kamis (25). / 6/2020).

Orang yang diwawancarai adalah penanggung jawab BNPB dan ketua kelompok kerja yang mempromosikan Covid-19.

Sholeh mengajukan tindakan hukum pada pengawasan cepat dan mengatur kewajiban uji penumpang angkutan umum di masa depan dalam kelompok kerja melingkar untuk mempercepat adaptasi Covid-19 pada 19 Juli 2020 Kebiasaan baru terhadap penyakit coronavirus sosial yang produktif dan aman 2019 (Covid-19) tanggal 6 Juni 2020.

Aturan-aturan ini tercantum dalam ketentuan huruf F (2) b huruf 2.

Baca: Perbarui Corona 25 Juni: Tambahkan 1.178 pasien, jumlah total kasus mencapai 50.187 kasus

Oleh karena itu, menurut Sholeh, Sholeh telah menyerahkan kepada saya hak inspeksi, yang merupakan yang ketiga Lampiran atas perintah Menteri Kesehatan No. 6c dan No. 7c melanggar. Nomor Uni Eropa Republik Indonesia HK.01.07 / MENSKE S / 382/2020 tentang prosedur kesehatan masyarakat di masyarakat dan fasilitas umum dalam pencegahan dan pengendalian penyakit virus koroner (Covid-19) pada tahun 2019. -Slos mengatakan bahwa keputusan Menteri Kesehatan tidak melakukan tes cepat pada calon penumpang. – Aturan ini dianggap sangat tidak menguntungkan bagi calon penumpang. Pesawat terbang, kereta api dan kapal. Dia mengatakan: “Tes cepat ini tidak dirancang untuk menentukan apakah seseorang memiliki mahkota, hasil reaksi tidak berarti bahwa dia memiliki mahkota, mungkin terkena flu atau orang lain juga mungkin merespons,” dia mengumumkan dalam sebuah kontak. Tribunnews, Kamis (26 Mei 2020).

By: admin
Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

CommentName required Email required Website

Back to top