Loading the content... Loading depends on your connection speed!

KPK mengajukan penyelidikan investigasi suap di distrik Solok Selatan ke Pengadilan Distrik Patong

In: Nasional

Jakarta TRIBUNNEWS.COM – Komite Pemberantasan Korupsi (KPK) telah menyelesaikan penyelidikan korupsi Dempo Bangun Bersama (DBD) Muhammad Yamin Kahar, pemilik Grup Dempo / PT. Ambayan ke Solk Selatan di Sumatra Barat.

“Juru bicara KPK Ali Fikri. 19/3/2020).

Baca: Penahanan KPK terkait proyek Masjid Grand Solok Selatan, Muzni Zakaria mengatakan 5 kali Terima kasih

Ali mengatakan bahwa Ya Min masih ditahan di pusat penahanan 1 K4 (Rutan) “Jaksa penuntut menahan cabang KPK selama 20 hari dari 19 Maret 2020 hingga 7 April 2020,” kata Ali 7 Mei 2019, menetapkan Muzni Zakaria (Muzni Zakaria) dan Muhammad Yamin Kahar (Muhammad Yamin Kahar) sebagai tersangka.

Muzni sebagai Solok Se latan Dari para bupati diduga menerima hadiah atau janji Yamin dalam bentuk uang atau barang, dengan nilai total Rp460 juta. Kahar terkait dengan pembelian barang dan jasa dari Kantor Pekerjaan Umum dan Perencanaan Pertanahan Kabupaten (PUTRP) Kabupaten Solok Selatan pada tahun 2018. — -Tuduhan bahwa Muzni melanggar Pasal 12 a atau b atau Pasal 11 atau 12 terkait dengan UU No. 20 tahun 2001, UU B terkait dengan pemberantasan korupsi, Pasal 55, paragraf 1, anggota KUHP pertama

– — Bacaan: KPK menolak Kabupaten Solok Selatan setelah 8 bulan kecurigaan-Menimbang bahwa Muhammad Yamin Kahar diduga melanggar Pasal 5, ayat 1, huruf a atau b atau Pasal 13 oleh UU No. 20 tahun 2001 ( Mengenai pemberantasan korupsi) Undang-Undang No. 31 tahun 1999, diamandemen bersama dengan Pasal 55, ayat 1, KUHP.

Kami menduga bahwa pemberian dana dari Yamin Kahar ke Muzni sebagai bagian dari proyek jembatan Ambayan, dari April 2018 hingga Investasi selama bulan Juni adalah IDR 460 juta – Pertama, jumlah totalnya adalah Menerima 410 juta perak dan pengiriman kedua 50 juta rupee.

Selain itu, pada bulan Juni 2018, Muzni meminta Uang 25 juta rupee yang disediakan oleh pihak lain harus diserahkan kepada Protokol Kasug THR dan 60 juta rupee kepada istri Muzni. — Meskipun Yamin Kahar terkait dengan pembangunan Masjid Agung Solok Selatan, tetapi Masih memberikan 315 juta rupiah kepada bawahan Muslim PNS Solok, ini berarti Yamin Kahar menghabiskan 775 juta rupiah untuk perincian proyek korupsi di selatan Solock, 4.6 diberikan kepada bupati Solok Selatan Muzni Zakaria Rs. Crores, menyediakan Rp315 untuk tentara Muzni. Selama penyelidikan, Muzni telah menyetor atau memberikan Rs. 440 crore ke KPK dan menambahkannya ke file.

By: admin
Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

CommentName required Email required Website

Back to top