Loading the content... Loading depends on your connection speed!

Menteri Dalam Negeri berbicara tentang mentransfer ibukota ke Kalimantan: banyak potensi dapat digunakan

In: Nasional

Menteri Dalam Negeri mengumumkan perintah Presiden untuk menggunakan modal, yang merupakan keputusan bijak- reporterribunnews.com, Larasati Dyah Utami-TRUBUNNEWS.COM, PONTIANAK-Menteri Dalam Negeri (Mondagri) Tito Canavia (Tito Karnavian) Penilaian keputusan Presiden Joko Widodo menjadi ibu kota nasional Kalimantan adalah keputusan yang tepat.

Karena potensi sumber daya alam (SDA) yang kaya di pulau Kalimantan sangat penting untuk pembangunan.

Baca: Suasana demonstrasi di balai kota: Demonstran mengangkat pagar dan melemparkan tomat sampai mereka menemukan staf Anies.

“Kalimantan punya potensi, ada banyak peluang, tanah sangat spesial, sumber daya alam, sumber daya alam Kalimantan semuanya dari atas ke bawah” penuh dengan potensi sumber daya alam, hutan, batu bara, mineral , Minyak, potensi pertambangan, perkebunan, perikanan dan lautan, pariwisata, ini semua potensi yang bisa dikembangkan, “kata Tito Karnavian, Rabu (02 19/2020) -Kaliman Pulau Dan, disampaikan oleh Menteri Dalam Negeri ketika ia mengunjungi Pon Tianak di Kalimantan Barat, berukuran besar dan memiliki kepadatan penduduk yang rendah.

Menurutnya, Kalimantan memiliki area potensial, mengingat kelestarian lingkungan Pada saat yang sama, masih dapat dieksplorasi untuk meningkatkan pertumbuhan ekonomi-menurut Menteri Dalam Negeri dan Kepolisian pusat informasi mengumumkan bahwa pulau ini memiliki luas 743 330 kmĀ². Selain potensi alamnya yang kaya, populasi Kalimantan tidak terlalu padat. Dia mengevaluasi keputusan Presiden Joko Widodo untuk memindahkan ibukota ke negara itu dari Jakarta ke Kalimantan Timur. Tito mengatakan: “Saya pikir masa depan pembangunan Kalimantan adalah penting Presidenlah yang memiliki keberanian untuk memutuskan ibukota Kalimantan Timur, yang merupakan terobosan. “Modal juga dianggap memiliki dampak ekonomi. -Tidak hanya untuk komunitas saya di Kalimantan Timur, tetapi juga untuk seluruh pulau Kalimantan. -Baca: Prakiraan Cuaca Jabodetabek & Kota Besok 33, Kamis, 20 Februari 2020: Badai Jakarta Timur & Yogyakarta-Selain itu, infrastruktur dan peralatan publik akan terus meningkatkan konektivitas di daerah sekitarnya.

“Saya melihat apa yang dia katakan sangat masuk akal, pertama-tama adalah koefisien kepadatan penduduk Jawa, terutama di Jakarta, persimpangan, kemacetan lalu lintas terjadi, kendaraan terus bertambah, lalu lintas semakin padat, pertumbuhan jalan dan kendaraan bermotor dibangun Kecepatannya tidak paralel, “jelasnya.

By: admin
Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

CommentName required Email required Website

Back to top