Loading the content... Loading depends on your connection speed!

Mengambil keuntungan dari peluang gratis, tahanan Samarinda memilih untuk ditempatkan di tahanan praperadilan karena banyak teman

In: Nasional

TRIBUNNEWS.COM – Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia (Kemenkumham) telah mengeluarkan peraturan untuk membebaskan tahanan tertentu melalui rencana asimilasi.

Langkah ini diambil sebagai antisipasi penyebaran coronavirus atau Covid-19 ke fasilitas pemasyarakatan (Lapas) dan pusat penahanan negara (Lapas) dan pusat penahanan negara (Lapas). Diharapkan bahwa setelah asimilasi, tahanan akan dapat berintegrasi dan memiliki kegiatan yang baik di komunitas tempat mereka tinggal.

Namun, di pusat penahanan IIA di Samarinda, Kalimantan Timur, empat tahanan menolak prosedur asimilasi dan salah satu tahanan yang menolak untuk berasimilasi Ambo mengatakan bahwa jika ia dibebaskan dari penjara, Dia tidak memiliki tujuan. -Orang yang ditangkap karena kasus narkoba ini merasa sangat nyaman di penjara karena ada banyak teman. — “Saya tidak tahu arahnya, mereka telah ditinggalkan, sudah ada banyak teman di sini,” katanya, seperti dikutip iNews, Selasa (14/4/2020). — Baca: Tindakan Yasonna menjadi tahanan berasimilasi mengancam penjahat baru lagi — dia menjelaskan bahwa bahkan jika istrinya menceraikannya lama, dia hanya memiliki satu anak.

Menurut situasi ini, tidak mungkin untuk mengunjungi anaknya di Parepare, Sulawesi Selatan.

“Orang tua sudah mati. Istrinya dibawa pergi oleh satu orang (perceraian). Saya baik-baik saja (banyak teman,” katanya di Kompas.com.

By: admin
Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

CommentName required Email required Website

Back to top