Loading the content... Loading depends on your connection speed!

Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia memastikan bahwa hari pembukaan Istana Kepresidenan pada tahun 1441 oleh Hijri Idur Fittri tidak terorganisir

In: Nasional

Reporter Tribunnews.com Chaerul Umam

Jakarta, TRIBUNNEWS.COM-Manajemen Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia memastikan tidak ada hari terbuka yang diadakan selama IDul Fitri 1441 AH. Kepemimpinan Presiden Jokowi tidak mengadakan hari terbuka untuk kepemimpinan lembaga-lembaga nasional. -Ini dilakukan untuk mencegah penyebaran Covid-19. —— “Para pemimpin RPR RI setuju dengan saran pemerintah untuk tidak membuka hari terbuka,” katanya. Diumumkan Ketika Tribunnews mengontaknya pada Sabtu (23/5/2020).

Namun, politisi Golkat mengatakan bahwa pertemuan selama Lebaran masih bisa dilakukan dengan menggunakan teknologi.

Membaca: Kementerian Agama memengaruhi Covid-19 kepada para siswa yang terpengaruh oleh UIN Syahid Jakarta. “Dia menggunakan alat virtual dan ponsel untuk berpesta.” Membaca: mempersiapkan patroli skala besar, memanggil polisi agar warga Jakarta bersabar dan Berdoa untuk Idul Fitri di rumah-Sebelumnya, Istana Presiden meyakinkan Presiden Jokowi tidak akan membuka pintu selama Idul Fitri H 1441 H.

Baca: Area sisa jalan tol KM39 Jakarta-Kampek Barat adalah Sepi, yang bergerak menuju Idul Fitri

Tentu saja, ini terkait dengan prevalensi Virus Corona (Covid-19) yang masih melanda Indonesia.

Seorang juru bicara untuk ketua sektor sosial, Angkie Yudistia, juga diminta untuk terus memberikan keramahan selama Lebaran. Namun, gunakan layanan keramahtamahan online.

Baca: Untuk mencegah warga memperkirakan warga, Satpol PP DKI telah mendirikan pos penjagaan di banyak rute protokol- “Kita nantinya dapat berinteraksi dengan kerabat, kerabat, dan teman-teman lain pada lebaran tanpa harus memaksakan Adakan pertemuan badan Anda sendiri, “kata Angkie Yudistia kepada wartawan, Jumat (22 Mei 2020).

Angkie menyadari bahwa silahturami online dapat meminimalkan terjadinya keramaian atau massa. — “Karena Open Day memungkinkan untuk pertemuan massal dan interaksi yang dekat, adalah mungkin untuk menyebarkan virus dengan cepat.” Presiden menghindari ini, dan kemudian semua jajaran di bawah kepemimpinannya mengikutinya. “

By: admin
Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

CommentName required Email required Website

Back to top