Loading the content... Loading depends on your connection speed!

Tim gabungan akan menangani 52 paus yang terdampar di Pantai Madura

In: Nasional

Wartawan Tribunnews memberitakan Larasati Dyah Utami

TRIBUNNEWS.COM-Kamis, sebanyak 52 paus pilot atau Globicephala macrorhynchus hanyut di sisi selatan Pulau Madura, khususnya di Desa Patereman, Kecamatan Modung, Kabupaten Bangkaran (17). /2/2021).

Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) dalam keterangannya menyebutkan dari 52 orang yang ditemukan, 3 orang masih hidup dan 49 meninggal dunia. BKSDA Wilayah II BBKSDA Provinsi Jawa Timur RM. Wiwied Widodo dalam keterangannya, Sabtu, mengatakan pihaknya mundur di bawah koordinasi tim gabungan. Provinsi Jawa Timur, Provinsi Pola Irud, Polsek, Kantor Gubernur Nasional, Lurah dan Tokoh Jalanan, serta Perguruan Tinggi Kedokteran Hewan (FKH) Unair turut serta.

Lihat Juga: 49 Paus Terjebak di Bangkaran, Gubernur Khofifah Turun, Hanya Tiga Ekor Yang Selamat – “Tim Penyelamat Satwa Liar (WRU) KSDA Jateng Jum’at Pagi, Saat Air laut surut, puluhan ekor terlihat di pantai, “kata Wiwied Widodo dalam keterangannya, Sabtu. (20/2/2021) .

Tim penanganan paus terdampar dibagi menjadi beberapa tim, tim keamanan lokal yang terdiri dari TNI dan Polri, terdiri dari 2 dokter hewan, 5 asisten dan 1 orang dari instansi berikut. Tim mortem membentuk BBKSDA Jawa Timur yang terdiri dari 1 dokter hewan, 1 asisten dan 2 orang dari BBKSDA Jawa Timur, serta tim pemakaman yang dikoordinir oleh kepala desa setempat.

Lihat juga: Heboh, 50 ekor ikan paus bertumpu pada Pantai Pangpajung Bangkalan (Pantai, Bangkalan)

Paus Pilot merupakan mamalia laut yang dilindungi undang-undang dan menurut Permen LHK P.106 / MENLHK / SETJENKUM termasuk dalam daftar hewan yang dilindungi. 12/2018 2018 .

Secara global, mereka tercantum dalam Appendix II dari Convention on International Trade in Endangered Species (CITES).

By: admin
Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

CommentName required Email required Website

Back to top