Loading the content... Loading depends on your connection speed!

Mencegah laporan masing-masing, Rencana Kepolisian Nasional melaporkan CEO Keluhan Pelik tidak dapat lagi mewakili

In: Nasional

Laporkan Tribunnews.com, Igman Ibrahim – Jakarta – Polisi Nasional Jenderal Pol Listyo Sigit Prabowo melaporkan replika replika laporan yang tidak akan lagi diwakili oleh pihak lain. Para korban percaya bahwa bagian yang rentan harus dilaporkan secara langsung.

— Ide ini adalah bentuk Joko Widodo (Jokowi) pada hukum ITE, yang biasanya disalahgunakan untuk forum pelaporan bersama. Kemudian, tidak ada yang bisa melaporkan bisnis pengaduan. – Ini adalah laporan khusus keluhan, yang akan menjadi korban korban. Jangan menyatakan lagi. Selama kami melaporkan dan kemudian, itu juga. Dalam masalah. Di masa depan, kami telah memperbaiki hal-hal, “pada kompetisi umum yang diadakan pada pertemuan Polisi Nasional 2021 (REVIM) hari ini Selasa.

Baca: HNW Mendesak untuk memodifikasi versi Revisi Jokowi dari karet ITE: Pemerintah tidak berlaku

Penggunaan dan penerapan metode ban akan diperiksa nanti dalam laporan untuk laporan untuk forum laporan. Masalah yang terkait dengan masalah ini akan dapat menyelesaikan pendidikan.

Untuk hal-hal lain, kita bisa Memberikan pendidikan dan implementasi kapan saja. Dia menjelaskan bahwa penggunaan metode ITE hanya dapat menerapkan kasus yang mengarah pada konflik horizontal. Sebagai contoh, pidato ras Natalius Pigai.

“Jika tidak ada kemungkinan konflik horizontal, itu adalah tidak perlu ditahan. Jadi mediasi Prosedur, mediasi tidak dapat ditahan. Kecuali ada potensi konflik tingkat potensial, jika masalah pada merpati pada merpati kemarin, ini akan meningkatkan beberapa tempat, ya, kita harus menyelesaikan kesepakatan, “katanya.

Sigit menginstruksikan karyawannya untuk memandu pedoman peneliti dan pemohon ITE dan menggunakan peneliti terkait.

– — — Keberadaan polisi virtual, mengutuk orang yang melanggar pelanggaran.

By: admin
Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

CommentName required Email required Website

Back to top