Loading the content... Loading depends on your connection speed!

Beban ganda bencana alam di Covid-19

In: Nasional

Reporter Tribunnews Taufik Ismail melaporkan-TRIBUNNEWS. Wiku Adisasmito, juru bicara Pokja Penanganan COVID-19 Jakarta, meminta area merah atau area berisiko tinggi penularan Covid-19, serta area oranye (sedang) dan area kuning (rendah) untuk meningkatkan kewaspadaan. bencana alam. – “Saat pandemi, tercatat 917.015 kasus yang terkonfirmasi secara nasional. Mengingat angka penularan yang tinggi, daerah yang juga berada di wilayah merah dan kuning harus lebih banyak persiapan,” kata Wiku dalam konferensi youtube conference sekretariat presiden. Youtube (01 / 19/2021).

Wiku mengatakan penyebaran Covid-19 rawan terjadi di daerah yang terkena bencana alam. Saat merespons bencana alam, masyarakat biasanya berada di sekitar.

Baca juga: Khawatir dengan penyebaran Covid-19? Ini adalah layanan salon dengan prosedur kebersihan yang ketat. “Apakah itu karena ruang yang terbatas (misalnya lokasi evakuasi, atau untuk merasa aman dan nyaman), mengungsi di rumah sakit Covid merupakan tantangan tersendiri, katanya:” The 19 kondisi yang harus dijaga jaraknya. Menurut Wiku, kondisi saat bencana alam biasanya cenderung ramai yang mungkin menjadi pusat penularan virus corona. Ini akan memperburuk keadaan, karena penyakit umum lainnya seperti gangguan pencernaan biasanya terjadi di pengungsian., Stres dan diare .

Silahkan baca juga: Kenapa pria lebih mungkin terpapar Covid-19 dibanding wanita? -Wiku mengatakan, Satgas telah melakukan berbagai upaya untuk memastikan mereka tidak akan dievakuasi atau penyebaran Covid-19 Di kamp pengungsian. Diantaranya, melalui penerapan pengambilan sampel antigen skala besar di daerah yang dilanda bencana, termasuk gempa Majene Sulbar.

“Nanti para pengungsi yang sensitif akan dirujuk ke dinas kesehatan setempat untuk berobat. Nanti, ”ujarnya. Itu untuk memisahkan lansia dan kelompok rentan lainnya dari kelompok yang lebih muda untuk mencegah penyebaran Covid-19.

Baca juga: Napi KPK merah-putih lainnya anti COVID-19 positif dan enam sembuh.Selain itu, ketua satgas juga mencegah penyebaran Covid-19 dengan memisahkan kelompok rentan (yakni lansia dan muda dengan penyakit penyerta), sehingga memprediksi penyebaran Covid-19 pada pengungsi. risiko penularan di kamp .- “Namun perlu diingat bahwa saat terjadi pandemi, sebagai bagian dari rencana kesiapsiagaan bencana masyarakat, pelibatan masyarakat dan pemerintah daerah akan meningkatkan penanganan bencana, termasuk mengevaluasi apakah rumah sakit tersebut merawat Covid. -19 korban? Jika demikian, mohon pertimbangkan untuk dipindahkan ke rumah sakit rujukan terdekat, ”pungkasnya.

By: admin
Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

CommentName required Email required Website

Back to top