Loading the content... Loading depends on your connection speed!

Memperkuat ketahanan jaringan, BSSN mendorong semua wilayah untuk menyiapkan CSIRT

In: Nasional

TRIBUNNEWS.COM-Keamanan jaringan kini menjadi prioritas utama berbagai negara, karena teknologi informasi dan komunikasi menghubungkan semua aspek kehidupan, termasuk masyarakat, ekonomi, hukum, organisasi, kesehatan, pendidikan, budaya, pemerintahan, keamanan, pertahanan negara, dll. . Risiko keamanan berbanding lurus dengan tingginya penggunaan teknologi informasi dan komunikasi.Salah satu layanan Badan Jaringan dan Enkripsi Nasional (BSSN) adalah Tim Tanggap Insiden Keamanan Komputer Pemerintah Indonesia (misi Pemerintah Indonesia adalah membentuk dan mengkoordinasikan , Mengkoordinasikan dan mengoperasikan sistem untuk mitigasi, manajemen krisis, respons dan pemulihan dari insiden keamanan siber lembaga pemerintah; memperkuat kerja sama dalam lingkup pencegahan dan pemulihan insiden keamanan siber lembaga pemerintah; memperkuat kemampuan respons insiden keamanan siber lembaga pemerintah dan pemulihan sumber daya; Dan mendorong pembentukan CSIRT (Computer Security Incident Response Team) di departemen pemerintah. CSIRT, KepriProv-CSIRT, JabarProv-CSIRT, JatengProv-CSIRT, JogjaProv-CSIRT, NTB-Prov CSIRT, KalselProv-CSIRT, SETNEG-CSIRT dan KSP- CSIRT. – Antara Januari dan Oktober 2020, BSSN terdeteksi. Terdapat sebanyak 423 juta serangan siber. Jumlah ini hampir tiga kali lipat dari jumlah serangan pada periode yang sama tahun 2019 .– –Ini positif Itu adalah bentukan CSIRT, menjadikannya salah satu rencana prioritas nasional (proyek berskala besar) yang diinstruksikan oleh Perpres No. 18. Perpres RPJMN 2020-2024 2020

Letnan Nasional Insan Badan Jaringan dan Enkripsi (BSSN). Hinsa Siburian dari TNI (Bonn) mengatakan CSIRT antara pemerintah pusat dan pemerintah daerah merupakan bentuk kerjasama dan sinergi dalam pengelolaan keamanan dunia maya.Bahkan CSIRT tidak bisa otonom dan membutuhkan diselesaikan dalam acara tersebut. Kerjasama dan sinergi antarpihak sehingga dapat terlaksana secara efektif.

“Melalui pelatihan CSIRT, saya berharap pemerintah pusat kemandirian dan kesiapsiagaan. CSIRT adalah bentuk langsung dari menjaga keamanan jaringan, “kata Sinsa berkali-kali:” Pada tahun 2024 diharapkan seluruh instansi pemerintah pusat dan pemerintah provinsi sudah memiliki CSIRT. Pembentukan organisasi CSIRT di pemerintah pusat dan daerah merupakan rangkaian kegiatan yang dimulai pada tahun 2019 dan sedang berlangsung. diharapkan berakhir pada tahun 2024. Pelatihan CSIRT adalah RPJMN 2020 Salah satu proyek strategis prioritas -2024. -Hinsa menjelaskan bahwa CSIRT adalah organisasi atau tim yang bertanggung jawab untuk menerima, mengkaji dan menanggapi laporan. Insiden RTS dan kegiatan cybersecurity. CSIRT termasuk nasional CSIRT (BSSN), CSIRT pemerintah, infrastruktur informasi Kritis nasional dan swasta dan organisasi CSIRT. -Dia berharap pembentukan organisasi CSIRT di departemen pemerintah dapat meningkatkan kemandirian dan kemampuan untuk mencegah ancaman insiden siber, serta secara langsung membantu menjaga Indonesia keamanan siber. Ia mengatakan: “Membentuk CSIRT di kawasan ini juga mendukung terciptanya dunia maya yang aman dan bermanfaat untuk mendorong pertumbuhan ekonomi digital guna meningkatkan kesejahteraan masyarakat.” jelasnya. (*)

By: admin
Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

CommentName required Email required Website

Back to top