Loading the content... Loading depends on your connection speed!

Kementerian Perhubungan mengeluarkan konsultasi transportasi untuk prakiraan cuaca ekstrem dari 21 hingga 27 Desember 2020

In: Nasional

Jakarta TRIBUNNEWS.COM-Dinas Perhubungan telah mengeluarkan pemberitahuan pengiriman kepada Pengawas Pelabuhan Utama, KSOP, Pangkalan KSOP Khusus Batam, UPP, dan PLP serta wilayah pelayaran di Indonesia Senin (21 Desember 2020) hari). — Berdasarkan hasil pantauan BMKG pada tanggal 20 Desember 2020, dikeluarkan pernyataan navigasi sebagai tanggapan atas kondisi cuaca ekstrim yang diperkirakan terjadi pada tanggal 21-27 Desember 2020. Kondisi cuaca (terbaru) diperoleh melalui website www.bmkg.go.id setiap hari, dan hasil monitoring didistribusikan dengan cara mendistribusikan hasil monitoring kepada pengguna jasa dan mempublikasikannya ke terminal atau tempat boarding untuk menjemput penumpang. turun dari bus. Kata petugas keamanan Ahmad dalam keterangan tertulisnya di Jakarta, Selasa (22/12/2020).

Baca juga: Untuk meningkatkan layanan online, Kementerian Perhubungan luncurkan aplikasi Siju ka

Ahmad menambahkan jika kondisi cuaca membahayakan keselamatan transportasi, Harbormaster dituntut untuk tidak mengeluarkan yang tertinggi “Sepanjang pelayaran “Kondisi cuaca benar-benar aman untuk navigasi” surat persetujuan navigasi (SPB). Ia mengatakan: “Kegiatan ini dilakukan dengan tertib dan lancar, muatan berserakan, kapal tidak terekspos, dan kestabilan kapal masih sangat baik.” Ia bisa berkoordinasi dengan Penjaga Pantai (PLP) terdekat. untuk membantu mengatasi tumpahan minyak. Perintahkan kepada operator kapal khususnya nakhoda untuk memantau kondisi cuaca minimal enam jam sebelum pemberangkatan kapal, dan melaporkan hasilnya kepada pengelola pelabuhan saat mengajukan permohonan SPB. Kapten harus wajib memperhatikan kondisi. Kondisi cuaca setiap 6 jam, dan melaporkan hasilnya ke stasiun radio pesisir terdekat dan mencatatnya di logbook; bagi nakhoda yang telah berlayar lebih dari 4 jam wajib melampirkan laporan cuaca yang telah ditandatangani untuk menyampaikan SPB kepada Kapten. Kapten, “kata Ahmed.

Lihat juga: Kementerian Perhubungan akan turun tangan untuk menyelesaikan hak-hak pelaut setelah pemutusan hubungan kerja-Lalu, jika ada kapal dalam pelayaran, harap segera berlindung di tempat yang aman. Selain itu, setiap perlindungan Semua kapal harus segera melapor ke Syahbandar dan SROP terdekat untuk menginformasikan lokasi kapal, cuaca dan kondisi kapal, dan hal-hal penting lainnya, serta memantau / memeriksa kondisi kapal.Hindari kecelakaan kapal yang dapat mengakibatkan kapal kebocoran hidrokarbon lepas pantai.

By: admin
Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

CommentName required Email required Website

Back to top