Loading the content... Loading depends on your connection speed!

Ketika Wiranto menyanyikan lagu ‘No Mudik Ora Popo’ di Moeldoko Duet

In: Nasional

Jakarta TRIBUNNEWS.COM- “Kembali ke negara ini, Negara Islam, Partai Negara Islam dipertahankan, yen digantikan oleh loro sopo sing gelem, menunggu Wis lerem lainnya.”

Ini adalah konser dengan banyak pegawai negeri dan tokoh masyarakat di Indonesia Kutipan dari lagu “Ra Mudik Ra Popo”. Di antara jadwal kerja yang sibuk, mereka siap untuk menghabiskan waktu bernyanyi dengan gaya santai dan ceria. Lagu “Ra Mudik Ra Popo” yang ditulis oleh musisi Harry Yamba mengajak masyarakat untuk tidak pulang selama korona atau pandemi covid-19, terutama sebelum Idul Fitri.

Baca: Solusi PKS Setelah kemiskinan dan kemiskinan korona menjadi populer di antara ancaman serius pengangguran

Gagasan membuat lagu ini diusulkan oleh Leles Sudarmanto, ketua Lingkaran Pusat Teman-teman Jawa, yang berharap untuk mengikuti Joko Usulan Presiden berkampanye untuk melarang kembali ke Cina selama lebaran. Widodo .

Lagu itu kemudian dirilis dan dinyanyikan oleh banyak pejabat dan tokoh masyarakat termasuk Direktur Kantor Kepresidenan Moeldoko (KSP).

“Jika dilarang keras pulang, saya sekarang mengundang nuraninya melalui lagu. Apakah Anda masih ingin pulang?” Kata Moeldoko di Jakarta saat syuting, Rabu (6/5/2020).

Moeldoko menambahkan bahwa jika publik mengikuti larangan pemerintah dan penundaan kembali ke negara itu, harapan penyebaran Covid-19 tidak akan diperluas ke semua wilayah.

Leles mengungkapkan alasan untuk mengundang pejabat negara dan tokoh masyarakat untuk menyanyikan lagu ini sehingga masyarakat dapat mendengarkan saran pemerintah. Relais berkata: “Kami secara khusus mengundang pejabat dan tokoh masyarakat karena nama mereka sudah terkenal di masyarakat, sehingga masyarakat berharap untuk mengikuti informasi dari lagu ini.”

Lagu ini diatur sedikit manis, yang sangat menyenangkan Menyegarkan, mari kita lihat orang Jawa, karena kebanyakan pelancong Jabodetabek adalah orang Jawa. Lagu-lagu dengan ritme ini memang populer di kalangan semua kelompok, termasuk milenium. — Selain kepala staf Moe ldoko, banyak pejabat dan tokoh masyarakat lainnya juga menyanyikan lagu “Ra Mudik Ra Popo”, termasuk kepala Watimpres Wiranto, manajer umum dokter transportasi darat. Budi Setiyadi, Ketua Komisi Kebudayaan dan Seni Nasional, Hendarji Supandji, Ketua Dewan Seni Nasional, dan Ketum Pawon Semar, Bupati Pati H. Haryanto.

Kemudian, Wali Kota Bupati Karanganyar H. Yuliatmono dari Walikota Semarang Hendrar Prihadi, Ketum Paguyuban Leles Sudarmanto dari Jawa Tengah, Sekretaris Jenderal Lingkaran Sahabat Jawa, Frahma Alimiyarso.

By: admin
Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

CommentName required Email required Website

Back to top