Loading the content... Loading depends on your connection speed!

Muhammad Nurdin menggantikan Rieke Diah Pitaloka sebagai Wakil Ketua DPR Baleg

In: Nasional

Laporan Reporter Tribunnews.com Chaerul Umam

Jakarta, TRIBUNNEWS.COM-Muhammad Nurdin adalah Wakil Ketua Dewan Perwakilan Rakyat (Baleg) Fraksi PDI-P DPR RI (PDIP) menggantikan Rieke Diah Pitaloka. Nurdin diangkat sebagai Wakil Ketua Baleg, dipimpin Aziz Syamsudin, Wakil Ketua Bidang Demokrasi dan Politik, dan Koordinator Bidang Politik dan Keamanan.

Pawai diadakan di sela-sela pertemuan Baleg untuk membahas “UU Komprehensif tentang Penciptaan Lapangan Kerja”. Parlemen, Jakarta, Senayan, Senin (13 Juli 2020).

Baca: Pemecatan oleh Pimpinan Baleg Rieke Menunjukkan Ada Tugas Lain yang Sama Pentingnya

Bacaan: Harta Kekayaan Anggota DIP Rieke Diah Pitaloka Disingkirkan dari Pengelolaan Baleg oleh PDIP –Pemutusan dilakukan pada pukul 13.00 WIB dan hadir pula pejabat dan anggota Baleg lainnya.

“Pada pukul 13.00 WIB, untuk sementara kami akan menghentikan pembahasan UU Ciptaker karena akan diangkat ketua legislatif yang baru. Dalam hal ini, Park Komjan Purnawiravan Polly Pak Komjen Purnawirawan Polri Pak M Nurdin dan Pimpinan Wakil Presiden Bidang Politik, Hukum dan Keamanan Baleg, Bapak Azis Syamsudin mengatakan:

Sebelumnya PDI- Bambang Wuryanto, Sekretaris Fraksi P, menyatakan Rieke Diah Pitaloka telah diganti sebagai Wakil Ketua DPR RI DPR RI dengan fokus pada Pansus DPR RI ke-6. Bambang mengatakan dalam jumpa pers Fraksi PDIP DPR RI yang mengatakan Rick digantikan oleh Muhammad Nurdin bukan karena melakukan kesalahan .

“Mbak Rieke sibuk dengan Panitia Keenam. Ruang rapat, Jakarta, Senayan, Gedung Parlemen, Kamis (9/7/2020).

“Jelas sudah dibuktikan saat itu juga. Jadi jangan pernah mengira Mbak Rieke (Mbak Rieke) salah, dihukum, diusir, ini ide Anda, Anda salah ,”Dia berkata. -Julukannya, Bambang Pacul, mengungkapkan alasan lain Rieke Diah Pitaloka pindah ke Komite VI DPR RI, termasuk pengawasan dan fokus pada pembenahan BUMN. Karena Menteri BUMN melakukan reformasi dengan melakukan reorganisasi BUMN. Dari 170, hanya 72 yang dibagi menjadi 16 dan 72 yang dikelompokkan. Kelompok Wamen I Pak Budi Gunawan Sadikin ada delapan orang, dan kelompok kedua ada di kelompok Pak Kartiko Wamen 2. Sekarang, Mbak Rieke begitu fokus dan ringkas.

By: admin
Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

CommentName required Email required Website

Back to top