Loading the content... Loading depends on your connection speed!

Pemerintah akan bertanggung jawab atas vaksinasi dini 9,1 juta orang terhadap Covid-19

In: Nasional

Laporan reporter Tribunnews.com Rina Ayu

Jakarta, TRIBUNNEWS.COM-Dr. Achmad Yurianto, Direktur Jenderal Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Kementerian Kesehatan Republik Indonesia, mengatakan pemerintah akan berupaya melaksanakan Covid-19 bagi 9,1 juta orang pada tahap awal ini. Biaya vaksinasi.

“Pada prinsipnya penanggung jawab negara akan dibiayai dari APBN. Kita juga bisa mendapatkan pembiayaan rencana, dll., Misalnya, katanya:“ Pada tahun 2020 diharapkan APBN bisa sepenuhnya menutupi 9,1 juta dollar AS. Ia mengatakan dalam jumpa pers virtual, Senin (18/10/2020) .- Yuri Anto tetap memimpin tahap awal vaksinasi ini, sehingga mengkategorikan orang-orang yang paling mungkin terpapar virus corona .- –Lihat juga: Ingatkan Menteri Waspada Terhadap Penyebaran Vaksin Covid-19, Ketua: Jangan Tergerak Soal Ini-baca Juga: Pimpinan Ingatkan Masyarakat agar Vaksin Harus Hati-hati dan Bukan Hal yang Mudah-Pertama , Petugas kesehatan rumah sakit rujukan menangani laboratorium COVID-19 untuk pasien dan staf yang terlibat dalam pemeriksaan untuk mendeteksi penyebaran COVID-19.

Kedua, PNS di tempat umum seperti bandara, stasiun kereta api dan empiema “dan TNI Peralatan -Polri dan departemen kepolisian layanan publik yang mengelola penerapan protokol sanitasi.

Pada November 2020 dan Desember 2020, kami memastikan vaksin bisa diberikan kepada 9,1 juta orang, ”kata Yurianto.

Baca juga: Inggris, Indonesia sepakat vaksin Covid-19 harus diberikan ke semua negara Konsultasi dan produk terjangkau -Namun, sebelum melanjutkan program vaksinasi, Yuri Anto menegaskan pemerintah harus menunggu dulu safety clearance BPOM dan status halal MUI.Selain itu, Yuri Anto mengatakan pemerintah juga sedang bekerja. Draf rencana pelaksanaan vaksinasi virus corona secara mandiri.

“Pasti akan ada ruang untuk implementasi, katanya.

By: admin
Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

CommentName required Email required Website

Back to top