Loading the content... Loading depends on your connection speed!

KPK memeriksa dua tersangka kasus korupsi Jembatan Bangkinang Riau

In: Nasional

JAKARTA TRIBUNNEWS.COM-Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) berencana mengusut dua tersangka kasus dugaan korupsi proyek pembangunan jembatan kota pesisir di Kabupaten Kampar Provinsi Riau atau jembatan Bangkinang pada tahun anggaran 2015-2016. -Keduanya adalah Pejabat Partisipasi (PPK). ) Pembangunan jembatan tepi laut di Bina Marga dan Kantor Irigasi di Kabupaten Kampar, Amnan, direktur regional kedua PT Wijaya Karya (Persero) Tbk / I Direktur Operasi PT Wijaya Karya (Persero) Tbk, saya di Ketut Suarbawa (IKS) – “Sebagai tersangka pidana yang akan disidik,” kata juru bicara penegak hukum KPK Ali Fikri dalam keterangannya, Selasa (29/9/2020).

Sejauh ini, BJP telah menunjuk dua tersangka yang diduga terlibat kasus korupsi terkait pengadaan publik, dan melaksanakan latihan 2015-2016 di Campbelle Riau di Jembatan Tepi Laut Kota Bangkian. Oleh petugas yang ditunjuk dan Vijaya Karia (Persero) Tbk pekerjaan pembangunan jembatan tepi laut di kantor Bina Marga dan dinas irigasi di Adnan (AN) Kabupaten Kinapar Wijaya Karya (Persero) Tbk, I Ketut Suarbawa (IKS), direktur regional / operasi kedua tim aksi pertama.

Pembangunan kasus ini dimulai ketika Pemkab Kampar menginisiasi beberapa proyek strategis di tepi pantai, termasuk Jembatan Bangkinang menaikkan. Dalam pertemuan tersebut, Adnan memerintahkan Kaitu memberikan informasi mengenai desain jembatan dan perkiraan insinyur. Lingkup pekerjaan dasar di FY2013. PT Wijaya Karya memenangkan lelang ini.

Dua bulan kemudian, pada Oktober 2013 telah ditandatangani kontrak pembangunan jembatan kota tepi laut dengan total anggaran sebesar Rp15.198.470.500. Ruang lingkup dan jangka waktu pelaksanaan pekerjaan pondasi jembatan tersebut hingga 20 Desember 2014.

By: admin
Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

CommentName required Email required Website

Back to top