Loading the content... Loading depends on your connection speed!

Panitia III DPR mengapresiasi terungkapnya Sabu 402 kg, “ Satgas Polri sudah dua bulan tidak pulang ”

In: Nasional

Laporan Reporter Tribunnews.com Chaerul Umam

Jakarta TRIBUNNEWS.COM-Ketua Komite III DPR RI Kerman Herry mengucapkan terima kasih kepada Kabareskrim dan Kasatgassus Polri karena mencegah metilasi di Sukabumi, Jawa Barat Kegiatan penyelundupan amfetamin (3/6/2020) Selain barang bukti sebesar 402 kg, Satgas Polri juga menangkap 6 tersangka pelaku.

“Keberhasilan ini merupakan pencapaian yang luar biasa. Dalam waktu kurang dari dua minggu, Satgas Polisi Herman mengatakan kepada wartawan, Jumat (6 Mei 2020), bahwa pihaknya kembali menemukan adanya perdagangan sabu. Jenis Narkoba .

“Kabareskrim, Kasatgassus dan seluruh anggota Satgassus diberikan penghargaan khusus atas dedikasi dan kerja keras mereka selama pandemi. Dia menambahkan: “Covid-19 seperti sekarang. Dua bulan tidak pulang untuk mengutuk semua barang selundupan.” Itu menyelamatkan jutaan orang Indonesia.

Bacaan: Shin Tae-yong: Menurut saya gampang sekali. Ternyata manipulasi umur timnas Indonesia sulit- “Matematika gini. Satu kilogram sabu bisa dipakai 4000 orang. Kalikan kali ini Artinya 1.608.000 nyawa telah diselamatkan, ”kata politisi Ende Nusa Tenggara Timur. Iran memiliki 821 kg barang bukti.

Saat ini, Satgassus juga menangkap dua tersangka yaitu BA Pakistan. Ia mengatakan: “Saya berharap kinerja ini dapat dipertahankan dan ditingkatkan berdasarkan prinsip intoleransi Indonesia terhadap kejahatan narkoba.” -Herman ) Mengimbau semua lapisan masyarakat dan institusi untuk mendukung kinerja kepolisian.

Baca: Pemerintah akan menerbitkan obligasi baru pada November 2020 yang disebut “Diaspora Bond” -ini karena upaya untuk menghilangkan kebutuhan untuk melindungi masa depan generasi penerus bangsa. Tekankan obat-obatan di Indonesia.

“Semakin kuat, lebih tegas orang akan menyelamatkan lebih banyak nyawa sehingga ke depan Indonesia benar-benar bebas dari jebakan narkoba,” kata Herman.

By: admin
Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

CommentName required Email required Website

Back to top