Loading the content... Loading depends on your connection speed!

IPW mengapresiasi pertanyaan OTT Bupati Kuta Timur Ismunandar Cir Firli Cs

In: Nasional

Reporter Tribunnews.com Fransiskus Adhiyuda melaporkan-Jakarta TRIBUNNEWS.COM-Ketua Biro Pelayanan Kepolisian India (IPW) Neta S. Pane memperkirakan usai peninjauan gugatan bersama, Komite Pemberantasan Korupsi patut diapresiasi. Kinerja (KPK)-Tim penyidik ​​Rasuha dan penyidik ​​melakukan operasi penangkapan manual (OTT) dan menangkap beberapa orang termasuk Bupati Kutai Timur Esmunandar.

Netta mengatakan, OTT ini juga menjawab pertanyaan beberapa orang terkait kinerja ketua KPK, Firli menjabat sebagai Kapolri di bawah pimpinan KPK. Kinerja KPK di era Firli Bahuri: OTT telah menunjuk dua kepala daerah pada tahun 2020 -sampai ini, IPW menilai Firli telah menjadi promotor polisi dalam proses memimpin KPK, mengutamakan deteksi dini dan perkembangan yang diharapkan. Kelangsungan proses dan hemat dana nasional. — “Firli tidak seperti mantan pimpinan KPK yang bodoh, tertipu, penuh euforia, kemudian meninggalkan ratusan kasus kegagalan, karena tidak bisa dibuktikan, hal ini tidak mungkin dibuktikan.” Neta S Kata Pane dalam sebuah wawancara. Keterangan Tertulis, Jumat (2020/7/07) -Menurut hasil asesmen KPK, diketahui pimpinan KPK masih menyisakan 366 jabatan di hadapan Firli untuk ditetapkan

Baca: Kronologi Partai Republik Pantai Gading ditangkap di sebuah hotel di Jakarta Faktanya, dari 366 perintah investigasi yang ditinggalkan oleh mantan pemimpin Tentara Pembebasan Kosovo, 133 perintah investigasi dilaksanakan. Dari 2008 hingga 2019.

Salah satunya disandera sebagai tersangka KPK, Direktur Pelindo II RJ Lino. Ia menjadi tersangka pidana sejak 18 Desember 2015. Sejauh ini belum ada kepastian hukum .— Arah pemberantasan e-korupsi penuh dengan suasana politik. KPK Teneta mengatakan: “DS menjadi alat politik sekelompok orang untuk mengalahkan lawan politiknya.” “Saya khawatir dan meragukan suara segelintir orang, terutama dukungan mantan pimpinan KPK. Masyarakat, mereka sering mengaku sebagai ahli hukum, tapi tega berbuat salah, sehingga nasib masyarakat tidak ada kepastian hukum, ”jelasnya.

By: admin
Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

CommentName required Email required Website

Back to top