Loading the content... Loading depends on your connection speed!

Juru bicara FPI: Pernyataan Menteri Komunikasi dan Informatika tentang penipuan tersebut menunjukkan ciri-ciri pemerintahan yang otoriter

In: Nasional

Jakarta, TRIBUNNEWS.COM-Munarman, juru bicara Front Pembela Islam, mengkritik pernyataan Menteri Komunikasi dan Informatika Johnny G Plate di acara TV Mata Najwa tentang UU Cipta Kerja. Oleh karena itu, tidak dapat dipungkiri Munarman menganggap pernyataan Johnny tersebut menunjukkan sifat pemerintahan yang otoriter dan anti kritis. Karena kebenaran hanya milik pemerintah.

“Jadi yang tidak bisa dikatakan pemerintah itu scam, sudah pasti scam. Tidak seperti itu. Nanti kalau kisruh akan menunjukkan ciri-ciri otoritarianisme dan perlawanan. Pemerintahan yang kritis. Ya artinya Pemilik kebenaran adalah pemerintah dan tidak ada yang lain, “kata Munarman dalam webinar tersebut:” Sebuah lintas elemen menolak keras “UU Komprehensif Penciptaan”? “, Sabtu (17/10/2020) .- — Lihat juga: Menkominfo Johnny G Plate tegas di mata Najwa: Jika pemerintah mengolok-olok, ya, iseng

Munarman yakin pemerintah yang sekarang mengelola negara itu salah. Sekarang masalahnya.

Munaman berkata: “Saya kira kita telah mengambil arah yang salah dalam pengelolaan negara. Ini masalahnya secara keseluruhan.” Mengenai undang-undang penciptaan lapangan kerja, Munaman percaya bahwa ditolak oleh publik adalah akibat dari kesalahan pemerintah. .

Ia mengatakan, secara teknis, implementasi pasal n undang-undang penciptaan lapangan kerja salah, karena terdapat kesalahan sudut pandang dari sudut pandang kebijakan.

“Jadi persoalan hukum penciptaan lapangan kerja bukan hanya soal pasal-pasal teknis. Menteri Komunikasi dan Informatika bicara soal kebijakan. Ya, menurut saya kebijakannya salah. Ini justru kebijakan yang salah. Sama. , Secara teknis salah, ”kata Munarman. Seperti yang diketahui semua orang, Johnny mengungkapkan bahwa jika pemerintah memang telah mengolok-olok, maka pemerintah tidak bisa lagi menolak. …… “Mengapa demikian, karena jika pemerintah mengatakan ini lelucon dan versi pemerintah adalah scam, ya, ini scam, mengapa harus berdebat lagi, ingat Nana saya, saya tidak ingin jatuh ke dalam kejadian seperti Johnny di Mata Najwa Masalah teknis seperti yang disebutkan dalam artikel tersebut. -Johnny memberikan pernyataan dalam insiden Mata Najwa pada Rabu (14/10/2020). Johnny mengangkat masalah tersebut untuk dibahas “Kekeliruan opini direksi YLBHI, Asfinawati dan Direktur BEM SI Remy Hastian (Remy Hastian) diperdebatkan.

By: admin
Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

CommentName required Email required Website

Back to top