Loading the content... Loading depends on your connection speed!

PKS mengungkapkan perubahan substantif dalam UU Penciptaan Lapangan Kerja 1187 halaman

In: Nasional

Liputan Tribunnews.com Chaerul Umam-Jakarta, TRIBUNNEWS.COM-Fraksi PKS DPR RI menemukan teks “UU Penciptaan Lapangan Kerja” versi terbaru, sepanjang 1.187 halaman.

Suryadi Jaya Purnama, anggota Fraksi V DPR RI PKS, menjelaskan perubahan tersebut tertuang dalam Pasal 50 butir 7 Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2011 (Terkait Perumahan dan Permukiman), di mana Pasal 42 ayat 3 adalah : Sebagai berikut: “… pembagian yang dimaksud pada ayat 2d diatur dengan peraturan pemerintah”. — Ubah ayat menjadi “… Pembangunan perumahan yang disebutkan dalam paragraf 2 ayat e tunduk pada peraturan pemerintah.” Undang-undang penciptaan lapangan kerja yang diserahkan ke istana memiliki total 1.187 halaman, dan syarat-syarat kontrak penjualan yang diatur dalam PP “paling sedikit 20% dibagi lagi” (item e). – “Sekarang yang akan diberikan PP adalah melaksanakan persentasi pembangunan perumahan 20%. Sesuai tafsir Pasal 50, Pasal 42 ayat 2 UU No 7 tentang pendirian e, ketentuan PP tidak hanya mencakup infrastruktur perumahan, Ketersediaan sarana dan utilitas, tetapi juga jumlah rumah yang dibangun dari total unit yang tersedia Pidato Suryadi, Sabtu (24/10/2020).

Baca juga: PKS Fraksi: Presiden harus menerbitkan “Perppu” tentang undang-undang tentang penciptaan lapangan kerja

“Perubahan ini kelihatannya sepele, tetapi ia menambahkan karena ketersediaan infrastruktur, sarana dan pelayanan publik, semula akan ada di PP (pemerintah Peraturan) telah kontrol yang lebih ketat, yang telah membuat perubahan besar pada substansi. PP merupakan bagian dari perlindungan konsumen. -Selain itu, tidak ada pengaturan lebih lanjut tentang metode persentase pembangunan yang ada di PP, karena memiliki penjelasan yang cukup.

“Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa berbagai versi undang-undang tersebut sebenarnya telah berubah. Ia menyimpulkan bahwa penciptaan lapangan kerja tidak hanya mengubah bentuknya, tetapi juga mengubah undang-undang tentang penciptaan” karya itu sendiri “. Intinya.

By: admin
Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

CommentName required Email required Website

Back to top