Loading the content... Loading depends on your connection speed!

Marwan: Negara yang ingin mengakhiri Covid-19 harus muncul di pesantren

In: Nasional

Laporan Reporter Tribunnews.com Chaerul Umam

Jakarta, TRIBUNNEWS.COM-Anggota Komite VI DPR Marwan Jafar meminta pemerintah hadir untuk menyelesaikan kasus Covid-19 di Peantren. Pasalnya, saat ini banyak kasus Covid-19 di klaster petani.

“Ada hampir puluhan ribu pesantren di Indonesia. Banyak pesantren yang terkena Covid, sehingga pemerintah harus hadir untuk menuntaskan pengajaran Covid di pesantren,” kata Marwan saat audiensi. Komite Keenam DPR bersama Dirut PT Bio Farma (Persero), Dirut PT Kimia Farma, Dirut PT Indofarma, Dirut PT Phapros, DPR di Jakarta, Senin (5/10) Di dalam gedung. — Marwan mengatakan, status quo dan status quo pondok pesantren dapat menyebarkan Covid-19. Karena itu, negara harus ada untuk mengatasi potensi penyebaran Covid-19.

Baca: Bantuan yang diberikan kepada pesantren tahap kedua Covid-19 akan mencapai US $ 1 triliun minggu depan – “Ratusan orang. Dalam hal ini, negara saya harus menerima bantuan di pesantren. Memanipulasi, “kata Ma Wan. Covid-19 .

“Perusahaan farmasi kita, BUMN, wajib hadir dan menyisihkan CSR untuk Covid-19. Selain kehadiran pemerintah berupa penyediaan alat kesehatan dan obat-obatan, BUMN juga akan memberikan bantuan CSR di bidang-bidang berikut : Bentuk obat di pesantren yang terkena Covid, kata Marwan.

Baca: Rekomendasi harga vaksin Covid-19 Rp 200.000 per dosis

Selain itu, lanjut Marwan, perusahaan farmasi publik dan pemerintah juga harus hadir untuk memberikan bantuan perbekalan kesehatan ke beberapa rumah sakit di daerah. . Mawan berkata: “Rumah sakit swasta seperti RS Islam NU dan pemerintah daerah harus dibantu, terutama di daerah merah.”

By: admin
Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

CommentName required Email required Website

Back to top