Loading the content... Loading depends on your connection speed!

Luhut: Orang Jakarta menghasilkan 8.000 ton sampah setiap hari, jadi ini masalah besar

In: Nasional

Reporter Tribunnews.com Reynas Abdila melaporkan-Jakarta, TRIBUNNEWS.COM-Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Penanaman Modal Luhut Binsar Pandjaitan mencontohkan, sampah merupakan masalah besar di Indonesia, khususnya DKI Jakarta. Luhut mengatakan diawal pembentukan organisasi daur ulang kemasan (PRO): “Sampah adalah masalah besar di Jakarta. Sampah bisa menimbulkan banyak penyakit.” Selasa (25 Mei 2020).

Luhut mencontohkan, pemerintah berencana menurunkan emisi hingga 30% melalui program 3R (daur ulang, penggunaan kembali, dan pengurangan) tahun ini. — Kami berharap pada tahun 2025, laju recovery sampah bisa mencapai 70%.

Baca: Dinas Lingkungan Hidup Kota Bogor: Tempat Penyimpanan Sampah Organik, Masa Depan Pengelolaan Sampah

“Pemerintah sangat prihatin dengan penggunaan sampah plastik. Pemerintah sedang melakukan tindakan R,” a-katanya perusahaan harus melewati prosedur Konsep memainkan peran yang lebih besar. Di Nusa Tenggara Barat, Lombok, terbukti mampu menangani 50 ton sampah.

“Indonesia memiliki 7.000 depot sampah. Seperti di Lombok, pelanggan juga memiliki 2.000 kartu keluarga. Ini adalah ekonomi melingkar, dan mereka akhirnya berhasil memilah dan menjual 50 ton sampah plastik setiap tahun. Depo sampah bisa Perkuat ekonomi masyarakat, “kata Lucht.

Karena bank-bank usang, mereka juga dapat berkontribusi pada pekerjaan. Ia mengatakan: “Tidak hanya pemerintah yang berperan, sektor swasta juga harus berpartisipasi dalam daur ulang sampah.” Ringkasan. -Komite Pengarah Asosiasi Pengemasan dan Daur Ulang Indonesia Triyono Prijosoesilo mengatakan peluncuran PRO merupakan wujud kepedulian seluruh pemangku kepentingan.

“Kami berharap dapat menerapkan praktik praktis dalam ekonomi melingkar, Triyono mengatakan:” Bekerja sama dengan pemerintah untuk mengelola konsumsi limbah setelah pengemasan. “

By: admin
Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

CommentName required Email required Website

Back to top