Loading the content... Loading depends on your connection speed!

Partai Golkar bersiap bertarung di Pilkada tahun 2020

In: Nasional

TRIBUNNEWS.COM-Seluruh fitur partai Golkar dalam Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) 2020 akan digelar di Indonesia pada 9 Desember mendatang.

Partai yang dipimpin Airlangga Hartarto telah merekomendasikan kepada mereka beberapa pasangan calon yang ia dukung di 270 kabupaten (kota / daerah dan provinsi) tempat Pilkada dilaksanakan. Gubernur Partai Golka (pilgub) juga termasuk sembilan kadernya yang menjabat sebagai gubernur atau wakil gubernur. Bahkan ada presiden dari Partai Demokrat Golkar provinsi yang mengalami kemajuan dalam pemilihan gubernur. Misalnya, Ketua DPD Golkar Bengkulu Rohidin mencalonkan diri di Pilgub Bengkulu setelah pulang kampung. DPD Provinsi Sulawesi Utara, Tetty Paruntu (Tetty Paruntu) berjalan untuk Pilgub, Provinsi Sulawesi Utara. Anshar Ahmad, Presiden DPD Kepulauan Riau Gorka, turut berpartisipasi di Pulau Birgubu, Kepulauan Riau. Begitu pula Bupati Sarolangon yang juga Ketua DPD Golkar Jambi, dan Cek Endra sudah mengalami kemajuan dalam Pilgub Jambi. Mantan Kapolda Sumbar, Fakhrizal (Fakhrizal), yang sudah memiliki Kartu Anggota Golkar, memulai kariernya di Sumbar sebagai Gubernur Pilgub Sumbar. -Selain menjabat sebagai gubernur di beberapa posisi Pilkada, Golkar juga menyertakan para pengurusnya yang memperebutkan posisi wakil gubernur. Misalnya, Iwan Sabri bertugas sebagai cawagub di Pilkada Kalimantan, dan Ma’mun Arif bertugas di Pilkada Sulawesi. Pilkada di tengah Cawagub, dan Edy Pratowo di tengah Pilkada Kalimantan (Cawagub). Bersama parpol lain di 22 dapil. Mum melanjutkan, ini merupakan tantangan tersendiri, karena suara yang dimenangkan Gorka pada pemilihan umum 2019 cukup dominan di 22 daerah tersebut. . -Partai Lain Menang Pilkada.

Baca: Juara Timur Halmahera Pilkada Meninggal, Ini Jawaban Gorka-PDI-Perjuangan Masuk 61 wilayah memiliki partai politik paling banyak yang bersekutu dengan Gorka. Kemudian, Golkar dan Partai Nasdem membentuk aliansi di 57 daerah. Moore menjelaskan, dengan Partai Demokrat Gorkar, pihaknya membentuk koalisi di 41 wilayah. Terakhir, untuk Partai Guelindra, Gorka bisa membentuk koalisi di 32 wilayah. Kemudian bersama PAN, Golkar membentuk aliansi di 23 daerah, dan PKB Golkar membentuk aliansi di 16 daerah. Selain itu, Golkar bekerjasama dengan PKS membentuk aliansi di delapan daerah. Lalu ada PPP di lima daerah dan partai Hanura di empat daerah. Sementara di PBB, Golkar hanya bisa bersekutu di satu daerah.

Aliansi dipimpin oleh Golkar dan bertujuan untuk mencapai tujuan dari ketua umum partai Golkar Airlangga Hartarto untuk mencapai tujuan kemenangan 60%. (*)

By: admin
Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

CommentName required Email required Website

Back to top