Loading the content... Loading depends on your connection speed!

Mantan Imam Nahrawi Menpora didakwa dengan hukuman 10 tahun

In: Nasional

Laporan Reporter Tribunnews.com Glary Lazuardi

Jakarta TRIBUNNEWS.COM-Mantan Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpura) Imam Nahrawi mengatakan akan mengajukan pembelaan atas surat permohonan jaksa atau pembelaan panitia. Memberantas korupsi. -Pekerjaan pembelaan akan dilakukan karena para politisi Partai Kebangkitan Bangsa meyakini bahwa tidak banyak hal yang tidak pernah dilakukan, melainkan dituduh melakukan perbuatan melawan hukum. Sekaligus Minta Pembela dan Pembela, “kata Imam (Jumat) (6 Juni 2020). -Baca: Jaksa: Miftahul Ulum Minta Uang Untuk Kepentingan Imam Nahrawi Sudah Jadi Kementerian Pemuda dan Olahraga Pembacaan Rahasia Publik: Aspri bertugas di penjara 9 tahun lalu, Imam Nahrawi Menpora mengajukan pembelaan

Bacaan: Mantan Imam Menpora Nahrawi Minta Hakim Jaga CCTV Video dan bukti suap – kami sangat menghormati apa yang dikatakan jaksa. Namun, kami akan mempertahankan apa yang tidak pernah kami lakukan seperti yang diminta untuk dipenjara oleh jaksa selama 6 bulan. Komisi Pemberantasan Korupsi mengatakan bahwa imam itu ditemukan ยท Imam Nahrawi melakukan tindak pidana korupsi berupa penerimaan suap dan minuman keras untuk mempercepat proses persetujuan dan pembayaran hibah yang diserahkan oleh KONI Pusat Pusat kepada Kementerian Pemuda dan Olahraga selama kegiatan – jumlah suap mencapai 11,5 miliar pada tahun 2018 Rupees. Selain itu, Imam Nahrawi juga mendapat tip senilai 8,64 miliar dollar AS.Oleh karena itu, Imam wajib membayar 19 miliar rupee sebagai pengganti negara. Lalu, jaksa juga meminta kepada majelis hakim. Pencabutan hak politik terdakwa Imam Nahrawi dalam waktu 5 tahun terhitung sejak menjalani hukuman. Pada dasarnya tidak.

Imam Nahrawi didasarkan pada substitusi pertama Dakwaan seksual, Pasal 12A, Pasal 18 UU Tipikor, Pasal 55 (1) dan Pasal 64 (1) KUHP, KUHP untuk Penuntutan dan Pasal 12B UU Tipikor (1) Dakwaan kedua Pasal 18, menggabungkan ketentuan Pasal 55 ayat (1) KUHP dan Pasal 65 (1) KUHP. – Sebelumnya, dalam pemberitahuan resmi lainnya Miftahul Ulum dituntut oleh Miftahul Ulum, asisten pribadi mantan Menteri Pemuda dan Olahraga Imam Nahrawi, divonis 9 tahun penjara dan denda Rp 300 juta, serta divonis 6 bulan penjara.

By: admin
Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

CommentName required Email required Website

Back to top