Loading the content... Loading depends on your connection speed!

Investigasi kriminal polisi belum selesai, dan jaksa penuntut Pinanki meminta peninjauan ulang minggu depan

In: Nasional

Laporan wartawan Tribunnews.com Igman Ibrahim Jakarta TRIBUNNEWS.COM-Badan Reserse Kriminal Polri berencana memeriksa kembali keterlibatan Jaksa Pinangki Sirna Malasari dalam kasus Djoko Tjandra, Rabu (9/9/2020). Humas Polisi Brigjen Pemas (Avene Setiyono) mengatakan pemeriksaan penyidik ​​belum selesai kemarin (2 September 2020). Pasalnya, Jaksa Pinangki meminta agar penyidikan dihentikan dulu.

“Yang bersangkutan meminta agar penyidikan dihentikan dan setuju pemeriksaan dilanjutkan Rabu depan,” kata Awi kepada wartawan, Kamis, 9 Maret 2020. Saat diinterogasi, Avi mengatakan bahwa jaksa Pinanqi diinterogasi oleh penyidik ​​selama hampir delapan jam. Penyelidik mengajukan total 34 pertanyaan.

Baca: MP PDIP Minta Semua Pihak Percayai Kejaksaan untuk Menyelesaikan Kasus Djoko Tjandra- “Penyidik ​​Meninjau PSM untuk Klarifikasi Masalah.” 34 pertanyaan “, pungkasnya .

Sebelumnya Menurut pemberitaan, tersangka dugaan korupsi kasus Fatwa yang melibatkan pengacara Mahkamah Agung Pinangki Sirna Malasari akhirnya muncul ke publik.Kali ini jaksa Pinangki muncul setelah diperiksa penyidik ​​dari Bareskrim Polri. Pada Rabu (02/09/2020), Menteri Kehakiman Tindak Pidana Khusus dan Remaja (JAM Pidsus) di Jakarta Selatan melakukan pemeriksaan terhadap jaksa Pinangki yang diinterogasi lebih dari 8 jam di dalam gedung serta menggunakan kedua tangan dan topeng. Kacamata hitam. Di sisi lain, ia tampak enggan menjawab pertanyaan dari tim media. Ia mengatakan kliennya ditanyai 20 pertanyaan oleh penyidik ​​dari Bareskrim Polri. Ia mengatakan, pertanyaan yang diajukan hanya terkait isu yang relevan. Keterlibatan masyarakat dalam kasus Djoko Tjandra. Rabu (02/09/2020), Jakarta Selatan, Gedung Bundar Jaksa Agung Muda (JAM Pidsus).

Namun, Moses tak mau membeberkan lebih lanjut Pertanyaan tentang penyidikan yang dilakukan oleh Jaksa Pinangki .– “Kalau detail ini kewenangan Bareskrim, kami tidak akan bisa sampaikan kepada kami. Tapi nyatanya link itu ada di somasi terkait Djoko Tjandra “.

By: admin
Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

CommentName required Email required Website

Back to top