Loading the content... Loading depends on your connection speed!

Pemerintah sedang merumuskan regulasi untuk mengimplementasikan jaringan 5G

In: Nasional

JAKARTA TRIBUNNEWS.COM-Kini saatnya mengimplementasikan teknologi komunikasi 5G di Indonesia.

Adis Alifiawan, Kepala Divisi Fixed Mobile Services dan Terrestrial Spectrum Protocol, mengatakan dalam keterangan yang diterima, Sabtu (12 September 2020). 9) menyatakan bahwa pemerintah saat ini sedang bersiap untuk memperkenalkan teknologi tersebut ke dalam negeri. Kata Adis. -Menurutnya, jaringan 5G akan memberikan banyak keuntungan. -Misalnya latency yang rendah, kapasitas jaringan yang lebih tinggi dan kecepatan transmisi data yang sangat tinggi, yang dapat mengatasi berbagai kendala dan permasalahan di Indonesia, seperti akibat Kemacetan, polusi, pertanian, smart city, dan berkembangnya pusat internet di berbagai wilayah.

“Saat ini, Indonesia berharap bisa mendapatkan tambahan data demografi. Kami berharap 5G juga akan muncul di area ini. Tujuannya, katanya: “Ciptakan ruang inovatif di berbagai daerah guna lebih mengurangi kecepatan urbanisasi.” RUU penciptaan akan memuat banyak hal.

Pertama melibatkan berbagi spektrum. Saat ini Indonesia memiliki 6 operator seluler. Sekalipun spektrum yang tersedia terbatas.

“Spektrum frekuensi minimum 5G adalah 100 Mhz. Jika dibelah, itu jauh dari cukup, dan masyarakat tidak akan bisa mendapatkan 5G yang sebenarnya. Mengikuti kebijakan pembagian spektrum, saat menyusun RUU pekerjaan, operator yang akan mengembangkan 5G dapat Konsolidasi frekuensi Anda sendiri. Integrasi spektrum teknologi baru seperti 5G harus dibatasi regulasi sehingga tidak akan ada masalah hukum di masa mendatang, “ujarnya, yang masuk akal. — Adis mengatakan, banyak operator telekomunikasi saat ini berharap infrastruktur bersama bisa berjalan dengan baik.

Namun, mereka khawatir akan ada konsekuensi hukum setelah pembagian selesai. Karena saat ini belum ada persyaratan regulasi yang jelas untuk infrastruktur bersama ini.

Agar tidak menimbulkan akibat hukum, pemerintah telah memasukkan regulasi telekomunikasi dalam “Work Creation Act”.

By: admin
Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

CommentName required Email required Website

Back to top