Loading the content... Loading depends on your connection speed!

Tim Inafis di Mabes Polri menerbangkan drone ke lokasi pembakaran jaksa agung pagi ini

In: Nasional

JAKARTA TRIBUNNEWS.COM-Petugas polisi Inafis Mabes Polri mulai memproses kasus kebakaran di Kejaksaan Agung Kebayoran Baru, Jakarta pada pukul 09.10 pada Senin (24/8/2020) (.-) – Orang terlihat terbang saat melakukan eksekusi. Drone (Unmanned Aerial Vehicle) – Pesawat tak berawak itu terbang menuju gedung Kejaksaan Agung (Kijagon) dan terbakar parah pada Minggu pagi dari Sabtu hingga kemarin. Terbang untuk mengambil foto dan video gedung kantor kejaksaan yang terbakar.

Dua mobil tim Inafis terparkir di depan gedung Kejaksaan Agung. Banyak personel Inafis terlihat di luar pintu Jaksa Agung. Rencana perawatan TKP di Idlib, Suriah semula dijadwalkan akan dilaksanakan Minggu lalu. Namun, perawatan TKP dibatalkan karena area bangunan masih berasap.

Direskrimum Polda Metro Jaya Kombes Tubagus Ade Hidayat menjelaskan, tim perawatan TKP dan Puslabfor Mabes Polri telah melakukan pemeriksaan terhadap gedung kejaksaan. Jenderal.

Namun, kemarin, Jaksa Agung negara bagian Argonne tidak mengizinkan tempat kejadian perkara diproses karena petugas pemadam kebakaran belum melakukan pendinginan.

Baca: Gedungnya Kebakaran, Kejaksaan Sebut Punya Registri Pusat untuk Lindungi Data

Baca: Kejaksaan Agung Kapuspenkum Kebakaran, Bilang Performanya Tetap Normal

” Masih ada yang merokok dan situasi masih sangat panas, sehingga tidak aman mengarahkan TKP, ‚ÄĚkata pemerintah Kuba kemarin.

Kantor Kejaksaan RI terbakar Sabtu malam lalu.

Saya melihat api pertama di lantai enam dekat WIB pukul 19.10. Api kemudian menjalar ke lantai tiga tempat para karyawan berada. Kebakaran berlangsung selama 11 jam. Api baru bisa dipadamkan dan didinginkan sekitar pukul 06.28 Minggu lalu.

Artikel ini dimuat di Kompas.com, berjudul “Pengelola TKP Kebakaran Kejagung, Tim Inafis UAV”, baca: Penulis: Wahyu Adityo Prodjo

By: admin
Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

CommentName required Email required Website

Back to top