Loading the content... Loading depends on your connection speed!

Hasil pemantauan KPAI: 74% sekolah belum membentuk kelompok kerja Covid-19

In: Nasional

Laporan wartawan Tribunnews.com Fahdi Fahlevi-Jakarta TRIBUNNEWS.COM-Komisi Kesejahteraan Anak Indonesia (KPAI) langsung membawahi 27 sekolah untuk mempersiapkan pembelajaran tatap muka.

Komisaris Pendidikan KPAI Retno Listyarti mengatakan selama pandemi Covid-19, sebagian besar SD hingga SMA dan SMK belum siap untuk pembelajaran tatap muka. -Retno mengungkapkan, 74% sekolah tidak memiliki kelompok kerja Covid-19.

Baca: Berita Covid-19 Wilayah Indonesia: 2 Faktor, Karena Area Jingga Meningkat, Biaya Sekolah Tatap Muka

Bacaan: Dari 4.800, hanya 71 Sekolah Menengah Pertama di Jawa Barat yang ditawarkan tatap muka Kewenangan pembelajaran, ini bidangnya-74% satuan pendidikan belum membentuk tim kerja setingkat dinas pendidikan COVID 19. Sesuai SK Kepala Sekolah, tugasnya jelas dan detail, seperti dasar persiapan Fasilitas untuk mempersiapkan berbagai SOP layanan di masa mendatang. (19 Agustus 2020).

Meskipun 26% dari mereka adalah bagian dari gugus tugas Covid 19 tingkat sekolah.

Selain itu, Retno mengungkapkan bahwa sekolah-sekolah tersebut sudah memenuhi syarat untuk memenuhi syarat sebagai berikut: kesepakatan sanitasi.

Namun, jumlah sink dan proporsi siswa serta tintanya.

Wastafel baru biasanya dibangun di dekat gerbang sekolah. -Bahkan, beberapa sekolah belum memiliki wastafel karena dianggap menggunakan cukup wastafel.

“Ini bisa menumpuk saat cuci tangan, dan bisa membuat anak malas cuci tangan, karena sekitar 22,22% sekolah memiliki wastafel di depan kelas. Saat itu, hasil survei KPAI menunjukkan bahwa hanya 13% sekolah yang sudah menyiapkan Kios desinfektan.

Seperti diketahui, pemerintah akhirnya mengizinkan akses ke sekolah-sekolah di zona kuning untuk belajar tatap muka.

Aturan ini dikeluarkan setelah pemerintah merevisi Undang-Undang Bersama (SKB) berdasarkan pedoman belajar selama pandemi Covid-19 Tahun ajaran baru dan tahun ajaran baru.

By: admin
Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

CommentName required Email required Website

Back to top