Loading the content... Loading depends on your connection speed!

Institut Smeru melaporkan temuan harapan keluarga dan rencana pemberian makan dasar selama Covid 19

In: Nasional

Laporan reporter Tribunnews.com Mafani Fidesya Hutauruk

Jakarta, TRIBUNNEWS.COM-Smeru Institute menggelar seminar implementasi rencana perlindungan sosial saat pandemi Covid-19 pada Jumat (17/7/2020). Konferensi Internet. -Peneliti Smeru Hastuti memaparkan hasil penelitian Smeru tentang pelaksanaan Proyek Keluarga Harapan (PKH) dan Proyek Pangan Pokok untuk mitigasi dampak Covid-19.

Menurut penelitian, dampak pandemi Covid-19 tidak hanya berdampak negatif pada bidang kesehatan, tetapi juga berdampak negatif pada bidang kesehatan. Hastetti mengatakan: “Untuk mengatasi dampak Covid-19, pemerintah telah berkomitmen memberikan anggaran sebesar 695,2 triliun dolar AS, yang ditujukan kepada enam departemen pengolahan.” Bacaan: Untuk memastikan bantuan sosial tercapai dengan benar, Menteri Sosial pada dasarnya Penyedia barang bansos — di 6 wilayah tersebut, alokasi tertinggi dialokasikan untuk program perlindungan sosial, sebesar 203,9 triliun rupee (29,3%). Sebanyak 8 program memperoleh pendanaan terbesar yaitu Program Pemberian Makan Pokok dan PKH.

Program Pemberian Makan Dasar menerima anggaran sebesar 43,6 triliun dolar AS, terhitung sekitar 21,4%, sedangkan PKH menerima anggaran sebesar 37,4 triliun (18,3%). — Baca: Survei Alvara: Saat wabah Covid-19, masyarakat membutuhkan bantuan uang tunai dan sembako yang paling banyak-nyatanya program pemberian makanan pokok dan PKH sudah lama dilakukan, namun di Covid- Pada pandemi ke-19, beberapa penyesuaian telah dilakukan.

Penyesuaian tersebut melibatkan jumlah rumah tangga penerima (KPM) dan nilai bantuan serta frekuensi pembayaran.

By: admin
Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

CommentName required Email required Website

Back to top