Loading the content... Loading depends on your connection speed!

Menurut laporan, pengacara Pinangki sumber kekayaan, suaminya meninggalkan banyak aset setelah kematiannya

In: Nasional

JAKARTA TRIBUNNEWS.COM-Pinangki Sirna Malasari, terdakwa kasus suap dan remunerasi, membacakan surat keberatan Jaksa Agung (JPU) dalam persidangan di Pengadilan Negeri Jakarta Pusat, Rabu (30/9/2020). -Selama persidangan, Pinangki melalui pengacaranya meminta hakim mencabut dakwaan jaksa.

“Untuk menyatakan bahwa dakwaan jaksa tidak dapat diterima atau untuk menarik dakwaan jaksa atau untuk menyatakan dakwaan jaksa, pengacara Pinangki mengatakan bahwa JPU tidak sah. -Ini bukan tanpa alasan. Jaksa Pinangki telah banyak memberikan saran. Argumen. -Pertama, Pengacara Pinangki didakwa dengan klausul korupsi, yaitu Pasal 5 ayat (2) digabungkan dengan Pasal 5 ayat (1) Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2001 tentang Pemberantasan Korupsi. – — Menurut klausul ini, Pengacara Pinanki diduga menerima hadiah atau janji, dan memberikan atau menjanjikan sesuatu kepada pejabat atau penyelenggara negara, dengan maksud agar negara melakukan sesuatu untuknya atau tidak melakukan sesuatu untuknya , Dan menjadikannya pejabat atau pengurus, yang melanggar kewajibannya.

Namun, Jaksa Penuntut Pinangki kliennya mengatakan dia juga didakwa dengan tindak pidana pencucian uang (TPPU) terkait dengan dugaan korupsi. Tidak jelas apakah penyidikan TPPU dilakukan berdasarkan Pasal 5 ayat (2) bersama dengan Pasal 5 ayat (1). Mengenai dugaan korupsi yang dilakukan terdakwa yaitu menerima uang tunai $ 500.000 tidak ada bukti. Dukung. Bahkan sekarang ini benar, ini pemberi, penerima uang, masih belum jelas, ”kata Jaksa Pinangki:

Selain itu, Jaksa Penuntut Umum Pinangki juga mempertanyakan tuntutan jaksa. Buku, menyatakan bahwa kliennya menerima $ 500.000 dari Djoko Tjandra.

By: admin
Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

CommentName required Email required Website

Back to top