Loading the content... Loading depends on your connection speed!

Polisi Nasional mengorganisir penggerebekan Pedemo pada pembuatan undang-undang perburuhan di terminal yang “diharapkan” dari kelompok Anarko

In: Nasional

JAKARTA TRIBUNNEWS.COM-Polisi Indonesia berencana menggelar aksi unjuk rasa di Istana Merdeka Jakarta Pusat pada hari ini (13/10/2020) untuk memprotes aksi unjuk rasa yang melanggar UU Ketenagakerjaan secara komprehensif. – “Kami mengalami penggerebekan kemarin. Kami terus melakukan penggerebekan terhadap orang-orang yang niatnya bukan untuk berdemonstrasi melainkan kerusuhan anarkis, dan semua penggerebekan kami lakukan,” kata Humas Polda Metro Jaya, Kompol Yusri Yunus di Polda Metro Jaya Kata tempatnya. Selasa (13/10/2020) di kantor pusat Jakarta.

Dia mengatakan, penyerangan akan dilakukan di terminal dekat Jakarta. –Menurut Yusri, penggerebekan itu sebagai langkah antisipasi kehadiran massa untuk memprotes kaum anarkis.

“Kami khawatir organisasi anarkis ini akan menimbulkan kerusuhan. Jika ditemukan, kami akan melindungi mereka lagi. Ini harapan preventif kami. Kami mengutamakan untuk mendesak semua yang ingin membuktikan bahwa mereka tidak boleh. Dalam Covid-19 Saat pandemi, ”ujarnya kepada CNN di sini-seperti diberitakan sebelumnya, Polda Metro Jaya telah mengerahkan ribuan anggota Badan Gabungan TNI-Polri. — Mereka dijaga di Monas dan Negara Bagian New York di istana di Jakarta Pusat.

“12.000 aparat keamanan itu terdiri dari TNI dan Polda, tapi kita masih persiapkan, kita tunggu. Ini pusat Monas. Cadangan kita DPR RI, Yusri kepada Polda Metro Jaya di Jakarta, Selasa (13/10/2020).

Baca juga: Di bawah perlindungan 12.000 pegawai, Polri meminta Pedemo mengambil tindakan untuk mematuhi perjanjian kesehatan dan non-anarki-Lihat juga: Protes terhadap UU Cipta Kerja yang kisruh, Prabowo ( Prabowo: Harus ada pemalsu dan dana asing-Yusri mengatakan polisi ingin masyarakat tetap tenang, termasuk kegiatan ekonomi dan perkantoran di sekitar lokasi demonstrasi.

“Yang berwajib menjamin keamanan personel. Kami berharap masyarakat tetap tenang. Baik itu pusat ekonomi maupun mall yang sudah ada, kami siapkan untuk Tentara Nasional Indonesia (TNI). Jakarta Insya Allah aman , “jelasnya.

Selain itu, ia berharap para pengunjuk rasa senantiasa menaati prosedur kebersihan untuk mencegah penyebaran virus corona. — Selain itu, mereka juga berharap bahwa mereka percaya bahwa kekacauan tidak akan terjadi. – “Kami menghimbau para pengunjuk rasa untuk mematuhi tata cara sanitasi dan tidak mengeluarkan suara yang mengganggu kami, polisi, persuasif dan humanis tetapi bertekad. Mereka yang melakukan kerusuhan tidak akan ragu untuk mengambil tindakan tegas,” pungkasnya.

By: admin
Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

CommentName required Email required Website

Back to top