Loading the content... Loading depends on your connection speed!

Fenomena La Niña diperkirakan akan runtuh, dan kepala desa mendatangi Bupati untuk meminta kewaspadaan

In: Nasional

* Mempersiapkan pengungsi yang aman dari cluster Covid 19

Anomali iklim Nikaragua-La Nina terjadi di Pasifik ekuator .

El Nino-Southern Oscillation Index (ENSO) menunjukkan suhu permukaan laut dalam enam puluh tahun terakhir , Pasifik bagian tengah dan timur sudah dalam keadaan dingin, dengan nilai anomali melebihi minus 0,5 derajat Celcius Dampaknya bagi Indonesia jumlah kumulatif curah hujan bulanan meningkat hingga 40% di atas normal. Karena rawan bencana, semua pihak dihimbau untuk bersiap, terutama dalam pengelolaan air. Fenomena La Niña yang mungkin mempengaruhi bencana di Indonesia-MP Lilik Ku Ia menegaskan, para pemimpin jalan, kepala desa, dan kepala desa harus mengambil tindakan preventif.

Dia meminta agar tempat evakuasi sementara bisa digunakan, dan setiap daerah rawan bencana. Ada tempat evakuasi sementara.

Baca: Waspadai banjir! Karena La Nina, masih ada kemungkinan hujan deras di kota Abbon. Ia juga meminta aparat desa mengidentifikasi bangunan aman yang bisa digunakan sebagai tempat penampungan sementara, seperti rumah warga, kantor desa, atau sekolah.

“Jangan sampai lokasi evakuasi menjadi cluster baru. Covid-19. Bisa dijadikan tempat penampungan pengungsian sementara,” kata Lirik, Minggu (10/11). –Dia juga meminta mereka yang terpengaruh tahu tindakan apa yang harus diambil. Lilik mengingat protokol kebersihan, 3M (pakai masker, jaga jarak dan cuci tangan).

Baca: Apa itu La Nina dan apa bedanya dengan El Nino? BMKG memberikan penjelasan

By: admin
Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

CommentName required Email required Website

Back to top