Loading the content... Loading depends on your connection speed!

Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan membantu pelajar asing yang terdampak Covid-19 untuk kembali ke negaranya

In: Nasional

Jakarta, TRIBUNNEWS.COM-Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan telah melakukan berbagai upaya untuk membantu pelajar asing Indonesia yang ingin kembali ke negaranya.

Paris Tianti Nuitani, direktur Administrasi Umum Pendidikan Tinggi, Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan akan bekerja sama dengan lembaga lain untuk memulangkan siswa asing yang terkena dampak. Kali ini menjadi pandemi Covid-19.

“Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan bekerja sama dengan berbagai kementerian dan lembaga terkait untuk membantu mahasiswa asing yang telah menyelesaikan studinya. Indonesia dalam keterangan tertulisnya, Jumat (17/7/2020), menyatakan bahwa Indonesia akan segera kembali ke negara asalnya.- — Paris mengatakan bahwa parpolnya dan negara tempat dia kuliah juga akan memfasilitasi pemulangan pelajar Indonesia ke negara asalnya.

Bacaan: Ada kelompok pelajar yang melakukan protes di daerah setempat. Di tengah tuntutan- — Ia sendiri memastikan bahwa pemerintah berupaya semaksimal mungkin untuk memulangkan mahasiswa Indonesia dan asing .

“Memfasilitasi, juga diterima mahasiswa Indonesia di tanah air ini. Ini sebagai bentuk resiprositas, Indonesia juga akan memberikan kemudahan terbaik dalam menjaga hubungan antar negara. Paristiyanti mengatakan.

Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan juga akan membentuk satgas untuk membantu pemulangan mahasiswa asing asal Indonesia.Beasiswa darmasiswa diberikan oleh Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan serta kampus yang memberikan beasiswa Darmasiswa kepada mahasiswa asing, termasuk perguruan tinggi di Indonesia , Beasiswa Unika Atmajaya Jakarta dan Politeknik Sahid, “kata Paris. -Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan akan mengadopsi berbagai opsi untuk memfasilitasi pengembalian pelajar asing ke negara asalnya. ——Pilihan pertama adalah mendorong kedutaan atau kantor perwakilan mahasiswa asing untuk berkoordinasi dengan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan. Sulit mendapatkan bantuan keuangan dan akomodasi di negaranya masing-masing.

Pilihan kedua, bagi mahasiswa asing yang izin tinggalnya akan segera habis, Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan akan segera berkoordinasi dengan departemen dan instansi terkait untuk mendapatkan perpanjangan izin dalam jangka waktu tertentu.

Kemudahan lain yang dapat diberikan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan adalah biaya hidup jangka panjang karena mahasiswa asing telah melalui proses kepulangan di negaranya masing-masing.

Untuk beberapa pengunjuk rasa di Darmasiswa, negara yang mempromosikan pemulangan mahasiswanya, antara lain Polandia (26 Maret), Vietnam (awal April) dan Kyrgyzstan (12 Juli).

By: admin
Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

CommentName required Email required Website

Back to top