Loading the content... Loading depends on your connection speed!

KY melakukan quick test dan swab test untuk memprediksi penyebaran Covid-19

In: Nasional

JAKARTA TRIBUNNEWS.COM-Untuk mencegah penyebaran Pandemi Penyakit Coronavirus (Covid-19) pada 2019, Dewan Kehakiman (KY) menggelar tes cepat dan tes usap obat atau tes PCR (polymerase chain reaction). -Pekerjaan penyelenggaraan tes ini dilakukan selama dua hari mulai tanggal 13 hingga 14 Juli 2020, Senin hingga Selasa. Tes ini untuk karyawan KY, termasuk pejabat dan anggota KY. Langkah-langkah untuk mencegah penyebaran Covid-19 di lingkungan Kentucky.

Baca: Sekretaris Jenderal Kentucky Tubagus Rismunandar Ruhijat Dimakamkan di Lanten

Menurutnya, tindakan pencegahan sudah dilakukan termasuk pemberian disinfektan. Tangan, semprotkan disinfektan ke seluruh ruangan, dan berikan karyawan vitamin dan masker.

“Tujuan tes usap adalah untuk menemukan pasien yang mungkin terinfeksi Covid-19 akibat kontak dekat dengan pasien” positif Covid-19. Bersamaan dengan itu, rapid test digunakan untuk skrining guna mencegah penyebaran Covid-19, ‚ÄĚkata Lusia, seperti dilansir laman KY Jumat (17/7/2020) lalu.

Selain itu, KY dilakukan dengan membatasi jumlah pengguna elevator. Jarak fisik-Covid-19 rapid test adalah metode pemeriksaan untuk melacak infeksi virus SARS-CoV-2 dengan cara mengambil sampel darah atau mengekstrak saluran pernafasan RNA (materi genetik virus) yang terkandung di dalam virus dari sampel smear. – –Pada hari Senin (13 Juli 2020), terdapat 118 karyawan Kentucky mengikuti rapid test, dan pada Selasa (14 Juli 2020) terdapat 107 karyawan Kentucky, sehingga total 225 karyawan KY mengikuti rapid test tersebut. Tes.

Selama periode ini, 68 orang mengikuti tes usap.

“Semua karyawan KY harus mengikuti tes cepat. Bagi yang tidak bisa dites di KY, Lusia menambahkan harus melakukan quick test di puskesmas atau rumah sakit terdekat dan kemudian mengirimkan hasilnya kepada kami.

By: admin
Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

CommentName required Email required Website

Back to top