Loading the content... Loading depends on your connection speed!

Menteri Komunikasi dan Informatika menyebutkan soal anggaran untuk layanan influencer yang dituding oleh ICW

In: Nasional

Jakarta TRIBUNNEWS.COM-Menteri Komunikasi dan Informatika Johnny G Plate mengaku tidak mengetahui dugaan ICW terkait anggaran pemerintah pusat untuk kegiatan yang melibatkan Rp 90,45 miliar, termasuk anggaran influencer Kementerian Komunikasi dan Informatika hingga mencapai Rp. 10.83. Dari tahun 2017 hingga tahun 2020 angka ini akan mencapai 1 miliar dolar AS.

Dewan menyatakan bahwa program komunikasi dan informatika yang melibatkan orang-orang berpengaruh merupakan gerakan kreativitas elektronik nasional.

Program tersebut berpengaruh Sekolah pelatihan klinis penulis tidak mendanai orang yang berpengaruh.

Saat dihubungi Tribun pada hari Jumat (21 Agustus 2020), ia mengatakan: “Tujuannya agar peserta menjadi orang yang berpengaruh.” Bacaan: Untuk mensosialisasikan rencana tersebut, fungsi Humas Tanya ICW, anggaran yang dialokasikan oleh politisi NasDem, tidak sebesar 10,83 miliar rupee yang dikomunikasikan oleh ICW. Hanya saja Plate tidak menyebutkan total anggarannya.

Plate hanya menjelaskan alasan kementeriannya melibatkan orang-orang berpengaruh dalam program literasi digital.

Menurutnya, literasi digital membutuhkan banyak influencer yang memahami transformasi digital.Saat ini aktivitas literasi digital terus berlanjut. Lebih aktif membantu masyarakat lebih memahami teknologi digital, khususnya ekonomi digital bagi masyarakat, terutama masyarakat pedesaan (seperti petani, peternak, dan nelayan).

Tidak hanya influencer, kementerian juga terlibat dalam banyak komponen komunitas dari rencana tersebut.

“Kominfo melibatkan banyak LSM dan organisasi kemasyarakatan untuk mendukung kegiatan literasi digital”, pungkasnya. — Sebelumnya, Indonesia Corruption Watch (ICW) menuding pemerintah menghabiskan 90,45 miliar rupee untuk layanan pengaruh.

Jumlah tersebut berdasarkan hasil penelitian ICW di banyak situs web layanan pengadaan elektronik (LPSE). Berbagai kementerian dan lembaga selama periode 2014-2018. ICW mulai memberikan layanan berpengaruh pada tahun 2017. Diantaranya adalah Kementerian Pariwisata senilai 776 miliar rupee, pembelian 22 paket layanan berpengaruh, Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (1,6 miliar rupiah, total 12 paket), Kementerian Komunikasi dan Informatika (10 paket, 83 miliar rupee, satu paket), transportasi. Kementerian Perhubungan (Rs 1,958 crore, satu bungkus) dan Kementerian Pemuda dan Olahraga (Rs 150 crore, satu bungkus).

By: admin
Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

CommentName required Email required Website

Back to top