Loading the content... Loading depends on your connection speed!

Karenanya, mantan Danjen Kopassus Soenarko yang diduga memiliki senjata itu diperiksa hari ini

In: Nasional

JAKARTA TRIBUNNEWS.COM-Bareskrim Polri mengonfirmasi penarikan kembali mantan Panglima Kopassus Mayjen TNI (Purn.) Soenarko sebagai tersangka kepemilikan senjata api secara ilegal pada 2019.

Subpoena No. S.Pgl / 2259-Subdit I / X / 2020 / Dit Tipidum. Panggilan interogasi dijadwalkan pada Jumat (16/10/2020).

“Sesuai panggilan pengadilan yang dikeluarkan penyidik. Tersangka Soenarko memanggil kembali tersangka yang memiliki senjata pada tahun 2019”, kata direktur tentang foto Brigjen Fendi Bareskrim Polri. Jaminan Sambo.

Panggilan pengadilan juga harus menjamin keamanan hukum Soenarko. Jika dokumen sudah lengkap, maka dokumen tersebut dikirim ke Jaksa Agung Republik Indonesia.

“Jika isi pasal ini sudah lengkap dan diisi, maka akan segera dikirim ke kejaksaan untuk diadili,” ujarnya. “Mayjen TNI Soenarko adalah mantan Danjen Kopassus. Dalam operasi 22 Mei 2019, ia menjadi tersangka makar dan memiliki senjata api ilegal. Saat itu, ia ditahan di Lapas Pomdam Jaya Guntur Jakarta, Namun akhirnya mendapat angin segar pada Jumat (21/6/2019), setelah meminta polisi menyetujui penangguhan penahanannya.

Kuasa hukum Mayjen TNI (pensiunan) Soenarko Ferry Firman Nurwahyu mengatakan istri dan anak Soenarko dan 102 Pensiunan TNI / Polri juga harus bertanggung jawab atas penangguhan penahanan pelanggan.

Kepala Kantor Penerangan Umum Polri saat itu Dedi Prasetyo mengatakan penjamin Soenarko terdiri dari Panglima TNI Hadi Tjahjanto dan Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman Luhut Binsar Panjaitan. Dia berkata: “Penjaminnya adalah Pak Luhut, Panglima Tentara Nasional Tunisia dan Menteri Kelautan. “

By: admin
Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

CommentName required Email required Website

Back to top