Loading the content... Loading depends on your connection speed!

BUMN, badan publik, dan PNS tidak mendapatkan data penerima subsidi upah

In: Nasional

Reporter Tribunnews.com Fransiskus Adhiyuda-lapor TRIBUNNEWS.COM di Jakarta- Pemerintah membenarkan adanya peningkatan jumlah peserta yang mendapat manfaat dari program subsidi upah bagi pekerja yang gaji bulanannya kurang dari Rp 5 juta. Ada 15,7 juta peserta dalam daftar pemerintah.

Baca: MA menolak untuk membatalkan persyaratan tarif kesehatan baru BPJS

Direktur senior BPJS Ketenagakerjaan Agus Susanto mengatakan bahwa penerima manfaat program bantuan subsidi upah adalah untuk pekerja swasta yang terdaftar untuk bekerja sama dengan BPJS Ketenagakerjaan hingga Juni 2020 Pada tanggal 30.

Oleh karena itu, tenaga kerja yang bekerja di perusahaan induk BUMN, instansi pemerintah dan instansi negara, serta instansi sipil nasional (ASN) tidak akan mendapatkan bantuan program. Hal itu disampaikan Agus dalam siaran pers pengumuman program subsidi gaji melalui program YouTube Sekretariat Presiden, Senin (10/8/2020).

“Dari data tersebut, belum termasuk peserta yang terdaftar, kata Argus,” Mereka harus bekerja di holding perusahaan-perusahaan publik, lembaga publik, dan instansi pemerintah. Namun yang termasuk penerima hibah adalah non pegawai, bukan ASN. K, Agus memastikan siap memberikan data yang dibutuhkan.

Baca: BPJS Ketenagakerjaan Data Sisir 157 juta Penerima subsidi upah pekerja-parpolnya juga akan melakukan pemindaian dan pendataan secara mendalam, di mana karyawan atau peserta aktif dalam kategori pekerja termasuk dalam penerima manfaat sebagai pekerja formal yang penghasilan bulanannya kurang dari Rp5 juta. Di kategori, per 30 Juni, BP Jamsostek melakukan penelusuran data, menelusuri nama dan alamat peserta aktif BP Jamsostek, kami menerima 15,7 juta data dari menteri.

By: admin
Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

CommentName required Email required Website

Back to top