Loading the content... Loading depends on your connection speed!

Kantor Kepresidenan Komite Kedelapan menegaskan kembali pentingnya mengubah undang-undang bencana

In: Nasional

Reporter Tribunnews.com Chaerul Umam melaporkan-TRIBUNNEWS.COM, Jakarta-Yandri Susanto, Ketua Panitia Kedelapan DPR RI, menegaskan pentingnya kajian undang-undang bencana. Selain itu, dengan adanya virus korona atau pandemi Covid-19 dapat menunjukkan adanya cacat dalam penanganan bencana non-alam.

Baca: Bencana Non Alam, Pengetahuan Titen, Kedatangan Ramper dan Kepercayaan Jawa Kuno

Hal inilah yang disampaikan Jandri dalam kunjungannya pada Senin (10/8/2020) dari Departemen Luar Negeri dan Perdagangan Australia ( DFAT) dan pejabat Palladium ke gedung DPR Nusantara II di Senayan, Jakarta.

Pertemuan tersebut bertujuan untuk membahas masalah penanggulangan bencana di Indonesia. … “Masalah ini sangat penting untuk masa depan. Kami berharap penanganan bencana di Indonesia semakin baik. Persiapan, kewenangan, pengelolaan anggaran, dll. Sama untuk bencana alam dan non bencana alam.”, ”Kata Yandri. -Yandri menegaskan Undang-undang ini harus ditinjau dan dibahas, terutama penting karena menyangkut kepentingan banyak orang.

“Semuanya harus jelas. Bahkan jika orang asing ingin membantu, peraturannya harus jelas. Jangan biarkan orang yang tepat memperhatikan. Kata negarawan PAN.

Baca: Potensi bencana yang dihadapi Libya lebih dahsyat daripada ledakan di Beirut

Di saat yang sama, Ketua DFAT dan Denika Blacklock dari Palladium Group menyatakan bahwa ini adalah isu penting yang “menarik perhatian seluruh masyarakat.- “Kami sangat senang bertemu dengan Ketua Komite Kedelapan yang menangani masalah ini. pertanyaan. Kami berharap penanganan bencana di Indonesia semakin baik di masa mendatang. Apalagi dalam rencana merevisi UU kebencanaan saat ini.

By: admin
Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

CommentName required Email required Website

Back to top