Loading the content... Loading depends on your connection speed!

Anggota DPR PKS: Sejak dialog tingkat pertama, harus selalu ada RUU penciptaan lapangan kerja yang jelas

In: Nasional

Laporan Reporter Tribunnews.com Chaeeul Umam-Jakarta Tribunnews.com-Anggota Badan Legislatif (Baleg) PKS DPR RI Ledia Hanifa Amaliah menuding teks asli dari “UU Kreasi” Pekerjaan itu tidak jelas.

Menurut Ledia, sejak DPR dan pemerintah mengesahkan RUU tersebut pada pembahasan tingkat pertama, seharusnya RUU penciptaan lapangan kerja sudah ada.

Hal tersebut diungkapkannya dalam webinar, Senin, Seminar bertajuk “Dilema Pekerja Pasca UU Cipta Kerja” (10/12/2020).

“Ketika saya mengambil keputusan tingkat I, saya sudah mengatakan bahwa proyek pembersihan harus dibicarakan.” Bacaan: FPI, GNPF, PA 212 dan puluhan ormas akan menggelar rapat besar untuk menolak undang-undang Aksi Ciptakan Lapangan Kerja di Istana Sidang-Bacaan: Anggota DPR PPP Soroti Fenomena Mahasiswa STM Ikut Demo Menentang UU Cipta Kerja: Putra Heber Sultan Ikut Demo UU Cipta Kerja, Mahal Mahal Mengenakan helm berjuta-juta gaya sarung tangan — kita tahu bahwa RUU penciptaan lapangan kerja disahkan dalam diskusi. Rapat pengambilan keputusan Tingkat II digelar melalui rapat paripurna DPR, Senin (5/10/2020).

Ledia mengatakan bahwa biasanya sebelum mengambil keputusan harus terlebih dahulu mengecek pembahasan mengenai RUU atau naskah RUU tersebut. Kadang ada pasal yang sudah diputuskan di tingkat Panja (panitia kerja), tapi ternyata tidak cocok digunakan tim sinkron.

“Biasanya kalau hanya ada satu undang-undang, kita simpulkan dulu harus bersih-bersih seluruhnya, baru dibawa ke rapat kerja. Misalnya masih harus ada keputusan. Keputusan diambil di tingkat rapat kerja, Lalu buatlah keputusan.

By: admin
Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

CommentName required Email required Website

Back to top